Tahukah anda bahwa tidur bagi bayi tidak hanya sekedar untuk istirahat? Kualitas tidur bayi sangat berpengaruh terhadap perkembangannya, terutama perkembangan otak. Tidak hanya itu, jumlah tidur bayi juga berpengaruh terhadap berat tubuh bayi.

Sebagian besar kerja hormon terjadi ketika dalam keadaan tidur, termasuk pertumbuhan otak bayi. Kegiatan tidur siang dapat membantu mengembangkan kemampuan bayi secara optimal. Bayi yang tidur siang secara teratur akan mempunyai pertumbuhan hormon yang berfungsi sangat baik terhadap aliran darah bayi. Tidur siang juga memberikan efek perasaan tenang dan memulihkan energi bayi, sehingga pemulihan fungsi otak dapat bekerja dengan baik.

Family | family education
Foto : Ist

Bayi membutuhkan waktu tidur selama 16-20 jam per hari. Bahkan untuk bayi yang berumur 0-4 bulan membutuhkan waktu tidur lebih lama. Dr. Rosilana Dewi Roeslani Sp. A(K) menjelaskan bahwa pada saat tidur bayi mengalami Rapid Eye Movement (REM) dan non-Rapid Eye Movement (non-REM). Ketika dalam fase REM terekam kerja otak sangat aktif. Sedangkan dalam fase non-REM merupakan fase dimana seseorang benar-benar dalam keadaan tidur pulas.

Family | family eductaion
Foto : Ist

Pada fase deep sleep atau tidur lelap atau disebut juga non-REM tubuh bekerja untuk menghasilkan Growth Hormon (hormon pertumbuhan) yang berfungsi untuk pertumbuhan dan perbaikan sel-sel yang rusak. Selain hormon pertumbuhan juga dikeluarkan hormon prolaktin dan kortisol. Bayi akan mengenal suara dan elusan dari ibu pada saat fase non-REM. Selain itu, pada fase non-REM ini juga terjadi penggabungan protein yang dapat berfungsi untuk menyembuhkan luka.

Sedangkan fase REM berperan untuk perkembangan otak bayi dalam mengingat gerakan motoris dan meningkatkan daya ingat. Hal inilah yang menyebabkan bayi terganggu proses belajar dan kemampuan berpikirnya jika bayi kurang tidur.

Family | family education
Foto : Ist

Selain untuk perkembangan tubuh yang optimal, tidur juga dapat menumbuhkan hormon produksi sampai 75%. Tidur mempunyai efek yang sangat besar bagi kesehatan, fisik, emosi, mental, serta sistem imunitas dalam tubuh. Pola tidur bayi akan terlihat saat berusia 3 sampai 4 bulan. Morning naps akan berhenti saat bayi menginjak usia 1 tahun. Afternoon naps akan berlangsung sampai bayi menginjak usia 3 tahun. Pola tidur bayi ini akan berubah secara bertahap dalam setiap periodenya.

Siklus bangun dan tidur ini dikontrol oleh kegiatan neuron yang ada pada RAS atau Retricular Activating System. RAS ini terdiri dari beberapa sistem, yaitu retikularis batang otak, basal otak depan, dan posterior hipotalamus. Pola tidur yang kurang baik dapat menyebabkan kantuk dan hiperaktif saat bermain. Bayi yang sering menangis ketika malam hari, maka akan cenderung kurang berkonsentrasi dan tidak fokus saat mengerjakan sesuatu.

Post your comments on Facebook