Bagi anda yang memasuki usia dewasa misalnya di rentang usia 25 tahun ke atas, tentu sering sekali menerima undangan reuni dari almamater anda atau di sebuah komunitas tertentu yang pernah anda ikuti. Menerima undangan reuni, tentu saja menimbulkan sebuah hal yang tidak biasa dan tidak jarang pula ada yang menerimanya dengan penuh antusias. Atau bahkan bisa jadi hal yang sebaliknya.

Beberapa faktor penyebab yang membuat anda begitu emosional ketika menerima sebuah undangan reuni :

1. Adanya Reuni Sesungguhnya Sebagai Suatu Hal Untuk Menghubungkan Kembali
Dalam sebuah penelitian psikologi, dirilis sebuah jurnal yang isinya membahas mengenai efek psikogis dari adanya reuni. Di dalam jurnal yang ditulis berdasarkan pengalaman langsung dari penulisnya, disebutkan ketika penulis tersebut bersama keluarganya berencana akan menghadiri sebuah acara reuni akbar di sekolahnya, dan kebetulan pula keduanya merupakan lulusan di sekolah yang sama. Ketika menghadiri acara reuni tersebut, penulis jurnal tersebut mampu mengidentifikasi adanya perbedaan yang terjadi ketika banyak yang bereaksi dalam menanggapi acara reunian tersebut. Dimana di acara tersebut, dia bertemu dengan seorang temannya yang termasuk sebagai siswa yang populer di masanya dulu. Berbeda dengan dirinya yang cenderung sebagai pendiam, dan hal tersebut membawa pengaruh psikologis pada dirinya dimana dia merasa canggung untuk bertemu kembali dengan temanya yang notabene bukan dari kelompoknya ketika masih bersekolah dulu. Dari pengalaman ini maka diambil sebuah kesimpulan bahwa, mereka orang-orang yang telah lulus sekolah dengan pengalamannya di masa sekolah yang lebih positif maka ketika adanya reuni sekolah yang akan diadakan tentu membuatnya lebih semangat. Karena di dalam acara reuni tersebut, akan merefleksikan diri kita. Dengan adanya reuni tersebut akan lebih memungkinkan untuk lebih bisa merenung serta membandingkan diri kita yang sekarang dengan masa lalu ketika masih bersekolah. Secara ideal, dari pengalaman tersebut sebuah reuni bukan lagi sebuah acara untuk membanding-bandingkan diri kita namun lebih menghubungkan kembali antar teman yang telah berpisah.

2. Reuni yang Diadakan Seharusnya Menjadi Suatu Acara yang Menyenangkan
Dalam sebuah kutipa artikel yang diterbitkan oleh Chicago Tribune di tahun 2011, disebutkan ada beberapa tipe reuni yang memiliki karakternya masing-masing.
a. Reuni yang diadakan setelah 10 tahun berpisah, merupakan reuni yang paling antusias untuk dihadiri dan biasanya acara yang diselenggarakan di dalamnya begitu megah dan mungkin paling meriah di antara reuni-reuni yang pernah diadakan.
b. Reuni yang diadakan setelah 20 tahun berpisah, ini merupakan karakter dari sebuah reuni yang terbaik. Para peserta reuni yang hadir tentu telah memiliki diversifikasi dalam hidupnya dan cenderung lebih flat dibanding dekade-dekade sebelumnya.
c. Reuni yang diadakan setelah 30 tahun berlalu, di dalam karakter reuni setelah 30 tahun berlalu, merupakan sebuah reuni dengan para peserta reuni yang memiliki ragam masalah, mungkin akibat perceraian, perubahan pekerjaan, atau masalah dengan anak-anaknya. Maka dari itu diperlukan kepercayaan diri yang lebih tinggi bagi para peserta reuni untuk menghadiri acaranya.
d. Reuni setelah 40 tahun berlalu, di fase ini, para pesertanya telah memiliki sebuah kehidupan yang mirip satu sama lainnya. karena mereka masing-masing telah melalui usia menengah dan mulai memasuki usia senja.
e. Reuni setelah 50 tahun berlalu. Dan inilah yang menjadi reuni terbaik yang kedua setelah masa 20 tahun berlalu. Tentunya reuni ini sangat baik untuk dihadiri, karena masing-masing pesertanya bisa saling bernostalgia untuk mengenang kembali masa-masa lalu.

Demikianlah beberapa hal yang bisa dijadikan sebuah pengertian mengenai pentingnya sebuah reuni. Dimana dari sisi psikologis, reuni sangat memberikan dan membantu untuk lebih percaya diri.

Post your comments on Facebook