Filler merupakan teknik menyuntikkan zam asam hialuronat (HA) ke bawah lapisan kulit untuk menambah volume dan mengencangkan kulit. Asam hialuronat sendiri sebenarnya sudah ada dalam tubuh kita namun dalam jumlah yang terbatas.

Beauty | healthy & fitnes
Foto : Ist.

Filler yang ideal adalah filler non permanen yang tidak menimbulkan reaksi alergi, tidak menyebabkan peradangan, dapat diserap oleh tubuh dan memberikan tampilan yang natural. Suntik filler non permanen walaupun praktis, tanpa sakit namun tidak tahan seumur hidup seperti bedah plastik dan umumnya bertahan hanya sekitar 6-12 bulan. Pada filler non permanen HA yang disuntikkan akan menyatu dengan HA alami di wajah dan lama kelamaan akan diserap oleh tubuh.

Para pakar kesehatan, menyarankan atas dasar alasan kenyamanan dan keamanan pasien, sebaiknya memilih menggunakan produk dermal filler yang sudah terpercaya terdaftar di depkes dan sudah terbukti hasilnya. Contoh hasilnya yaitu Restylane yang menggunakan teknologi NASHA (Non Animal Stabilized Hyaluronat Acid) dimana asam HA yang terkandung didalamnya distabilkan dan dimodifikasi secara minimal sehingga memiliki daya biokomplas tinggi yang membuat Restylane mampu diurai secara alami dalam tubuh dan meminimalisir kejadian alergi.

Seperti halnya semua prosedur yang memiliki resiko, suntik filler juga memiliki efek samping yang membahayakan dan jarang diketahui masyarakat. Berikut ini Wanita.me akan meneyajikannya khusus untuk Anda.

  1. Setelah melakukan suntik filler, gejala umum yang dirasakan antara lain nyeri, bengkak, gatal dan kemerahan pada area yang disuntik.
  2. Memar dan pendarahan.
  3. Reaksi alergi seperti ruam dan gejala menyerupai flu.
  4. Terdapat benjolan-benjolan kecil di bawah permukaan kulit. Pada beberapa kasus benjolan tersebut bersifat permanen.
  5. Dapat menyebabkan efek Tyndall, yakni dimana terjadi perubahan warna kulit menjadi kebiru-biruan.
  6. Diantara efek samping diatas, bahkan dalam beberapa kasus, efek samping sudah sampai pada taraf membahayakan seperti pembekuan darah yang mengarah kepada kebutaan, keracunan darah. Namun ini memang jarang terjadi.

Melihat dari efek samping yang diakibatkan dari perawatan kecantikan dengan menggunakan suntik filler diatas, maka kesimpulannya adalah tidak semua wanita cocok menggunakan teknik filler untuk merawat kecantikannya.

Beauty | healthy & fitnes
Foto : Ist.

Untuk itulah artis dan penyanyi Tompi yang juga salah seorang dokter kecantikan ternama di tanah air menghimbau kepada para wanita agar tidak mudah termakan iklan yang menggiurkan terkait dengan metode perawatan kecantikan yang menggunakan teknik suntik filler. Karena menurut dokter Tompi, teknik suntik filler yang seringkali untuk memancungkan hidung justru seringkali berujung masalah. Semoga Anda bijak memilih jenis perwatan kecantikan yang akan dipilih.

Post your comments on Facebook