Era globalisasi saat ini mendorong banyak perubahan bagi peradaban dunia. Khususnya dalam hal teknologi dan informasi. Semakin maju teknologi dan informasi yang tersedia, akan semakin mendukung kemajuan sumber daya manusia dan perekonomian tiap-tiap negara hingga ke daerah yang menjadi fokus pembangunan.

Kemajuan tersebut mengubah pandangan banyak pihak terkait mata pencaharian atau lingkungan perekonomian. Dewasa ini, manusia-manusia Indonesia khususnya kalangan muda yang baru memasuki usia produktif melihat dan menyadari peluang besar untuk siapapun memulai bisnis, usaha dan industri kreatif di tiap-tiap daerah.

Melihat pertumbuhan di Ibukota, pembangunan infrastruktur secara berkala mengalami peningkatan yang signifikan sampai hari ini. Kini banyak pembangunan-pembangunan yang lebih fungsional bagi masyarakat Jakarta. Salah satunya adalah Jakarta Creative Hub yang baru diresmikan pada bulan februari 2017 lalu.

Jakarta Creative Hub merupakan sarana infrastruktur seluas 1500 meter persegi yang dilengkapi pelbagai fasilitas untuk memgembangkan usaha startup bagi masyarakat Jakarta. Tersedianya Jakarta Creative Hub diharapkan dapat mengakomodir masalah utama pengusaha-pengusaha muda terkait tempat untuk melaksanakan usaha / kantor dan kepentingan pemasaran. Selain itu, bagi masyarakat Ibukota yang hendak memulai usaha dapat belajar untuk mengembangkan idenya melalui program Pemprov DKI Jakarta yang meliputi pelatihan entrepreneurship dan craftsmanship dengan pakar-pakar industri kreatif sebagai penyelia penuh.

Fasilitas yang tersedia di Jakarta Creative Hub antara lain makerspace untuk pengembangan ide dengan media komputer yang sangat mumpuni , perpustakaan untuk panduan dan penggalian pengetahuan, bengkel kerja sebagai ruang produksi yang dilengkapi mesin-mesin utuh berupa alat produksi seperti mesin bubut, mesin jahit, 3D printer, grading machine dan lainnya ruang pelatihan dan seminar dan masih banyak lagi. Untuk akses koneksi Pemprov DKI menyediakan jaringan internet dan co-working space yang dapat dimanfaatkan penuh.

Jakarta Creative Hub berlokasi di lantai 1 Gedung Graha Niaga Thamrin – Jakarta Pusat dan masih dalam masa open house yang artinya masyarakat dapat berkunjung tanpa dipungut biaya untuk melihat apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk memulai industri kreatifnya. Setelah masa open house berakhir, masyarakat Jakarta tetap dapat menggunakan fasilitas Jakarta Creative Hub hanya dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) domisili Jakarta, dan dikenakan biaya yang sangat murah. Karena biaya tersebut sudah disubsidi oleh Pemprov DKI Jakarta.

Semoga program di Ibukota ini dapat dijadikan percontohan bagi provinsi lain yang harus semakin serius mencetak banyak wirausahawan baru secara berkesinambungan, untuk membuka dan menyediakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya agar dapat menekan angka pengangguran sebagai langkah strategis dalam pembangunan ekonomi berjuang.

Post your comments on Facebook