Sebagian besar orang pasti suka memiliki barang-barang branded, apalagi jika bisa dimiliki dengan harga murah. Di zaman sekarang, mengenakan barang-barang preloved branded telah menjadi tren yang digandrungi masyarakat, khususnya wanita. Oleh karena itu, Irresistible Bazaar atau bazar barang-barang branded dunia kembali digelar.

 

Dalam ajang Irresistible Bazaar ke-15 yang akan berlangsung pada 27 Februari – 3 Maret 2019 di Grand Indonesia Jakarta kali ini tak hanya menjadi surga berburu tas branded, tapi juga menyajikan barang-barang yang lebih mewah dengan mengusung tema street-wear bagi para pecinta fesyen ‘jalanan’.

Irresistible Bazaar 2019
Instagram.com/Irresistible Bazaar

Pesatnya tren fashion yang tengah bertumbuh di kalangan milenial Tanah Air jadi salah satu alasan Irresistible mengusung tema ini. Dan salah satunya yang sedang tren adalah gaya street wear. Gaya ini identik dengan gaya berbusana yang santai dan kasual.

Fashion street wear mulai muncul secara global pada tahun 1990-an yang awalnya tumbuh dari budaya selancar dan skate California untuk mencakup elemen olahraga, hip hop, punk, dan street fashion Jepang. Namun, kini siapa saja bisa bergaya ala street wear yang stylish dan kekinian.

Irresistible Bazaar 2019
Instagram.com/Irresistible Bazaar

Marisa Tumbuan, founder Irresistible Bazaar saat dijumpai dalam acara Media Gathering di salah satu mal Jakarta, pada Selasa (26/2/2019) lalu mengatakan, gelaran Irresistible Bazaar kali ini terbilang berbeda dari bazaar sebelumnya, karena merangkul 10 tenant street wear dan 60 tenant preloved branded.

Ia mengaku, di bazaar sebelumnya belum terlalu banyak, tapi sekarang animo pembeli cukup bagus dan mereka masih antusias untuk berpartisipasi, termasuk beberapa tenant baru. Namun, jumlah tenant street-wear memang lebih sedikit dibanding dengan tenant preloved karena seperti halnya barang preloved tas dan fashion, produk sneaker yang berpartisipasi juga harus dikurasi demi memperhatikan kepuasan tenant dan buyer.

Irresistible Bazaar 2019
Instagram.com/Irresistible Bazaar

Marisa juga menambahkan, kaitan antara barang branded preloved dengan street wear memang sudah dipisahkan karena sama-sama menjadi ikon yang kuat dalam dunia fashion. Sekarang ini, orang-orang senang menggabungkan gaya kasual dengan tas yang terkesan girly, jadi sudah tidak kaku seperti dulu lagi. Tak sedikit orang yang datang ke acara pernikahan menggunakan sneaker. Menurutnya, beberapa merek street wear juga termasuk dalam barang mewah dan bisa membuat pemakainya terlihat stylish dan kekinian.

Irresistible Bazaar 2019
Instagram.com/Irresistible Bazaar

Irresistible Bazaar yang digelar selama 5 hari itu, menargetkan sebanyak 25.000 pengunjung.

Post your comments on Facebook