Menjadi seorang content creator sudah bukan hal yang baru di era digital seperti saat ini. Bahkan, sebagian besar orang telah menjadikan content creator sebagai sebuah profesi yang menjanjikan. Hanya dengan mengunggah foto atau video yang menarik perhatian orang untuk melihatnya, maka pundi-pundi uang pun akan berdatangan dari berbagai sumber, salah satunya dari endorse produk.

Meski begitu, menjadi seorang content creator sebenarnya bisa dibilang tak semuda membalikkan telapak tangan. Fatya Biya, salah seorang vlogger yang cukup sukses di Indonesia bercerita, menjadi seorang content creator sebenarnya tidak butuh modal besar. Cukup bermodalkan kamera di ponsel, maka seseorang sudah berpotensi menjadi seorang content creator yang sukses. Meski demikian, saat ini masih banyak orang yang bingung bagaimana cara memulainya. Padahal, jawabannya cukup sederhana, mulai saja dan jaga konsistensi dalam membuat setiap kontennya.

Fatya Biya IFF 2019
Foto: Fatya Biya

Menurut Fatya yang ditemui saat acara Indonesia Future Fest 2019 pada Jumat (29/3/2019) kemarin, YouTube maupun Instagram memiliki algoritma tertentu. Jika seorang content creator jarang mengunggah kontent baru, maka tidak akan lagi muncul di timeline. Sebaliknya, jika konsisten maka bukan tidak mungkin konten-konten itu akan ada di beranda Youtube dan membuat penonton ingat dengan sang creator.

Fatya menambahkan, untuk menjadi content creator yang baik juga perlu sebuah nilai atau ciri khas tersendiri. Seperti halnya wanita yang mulai berkecimpung sebagai vlogger sejak November 2015 ini. Ia mengaku, salah satu sikap cerewet-nya yang menjadi senjata untuk memikat penonton. Tak hanya itu saja, sikap acuh juga menjadi modal tersendiri, karena seorang content creator tentu kerap berhadapan dengan para komentator nyinyir yang tak jarang juga menjurus pada body shaming. Menurutnya, perlakuan buruk seperti itu jika ditanggapi justru akan membuat haters semakin senang. Jadi, lebih baik tak perlu digubris apalagi dipikirkan hingga mengganggu kegiatan sehari-hari.

Fatya Biya IFF 2019
Foto: Fatya Biya

Berkat konsistensi dan kerja kerasnya itu, kini wanita berkerudung tersebut telah memiliki 431 ribu subscriber di kanal Youtubenya, serta pengikut di Instagram yang mencapai 104 ribu. Sementara soal pendapatan, Fatya masih enggan memberikan keterangan yang detail. Meski begitu, dia tak menampik bahwa sumber pendapatannya saat ini memang berasal dari monetisasi Youtube dan endorse produk. Diketahui, untuk satu unggahan endorse produk di akun Instagramnya, Fatya mematok hingga Rp 3 juta untuk produk terkenal per satu unggahan.

Post your comments on Facebook