Di suatu malam, Milea memburu Dilan untuk memintanya membatalkan rencana pertempuran dengan geng motor lain. Namun, Dilan mengabaikannya sehingga Milea mengancam putus. Nahas, Dilan tak terpengaruh dan beringsut meninggalkan Milea bersama geng motornya.

Salah satu adegan dalam film Dilan 1991 tersebut menjadi inti konflik yang mekar dalam romansa Dilan dan Milea. Meski masih ada percikan cinta yang diselingi humor-humor lucu, warnanya masih jauh berbeda dengan film pertama. Dilan 1990 benar-benar sukses membuai penonton melalui cerita bernuansa romantis, sedangkan sekuelnya kali ini justru banyak menghadirkan seteru.

Dilan 1991
Foto: Ist

Konfliknya terpusat pada Dilan, Milea, dan geng motor hingga merembet jadi urusan keluarga pun sekolah. Lantas, bagaimana dua sejoli ini menyelesaikan krisis hubungan asmara yang sebelumnya terjalin manis?

Para pembaca trilogi novel Dilan: Dia adalah Dilanku Tahun 1990, 1991, dan Milea: Suara dari Dilan pasti sudah tahu seperti apa jalan cerita dan ujung kisah yang dirilis sejak 2014 lalu tersebut. Sekitar empat tahun kemudian, novel terlaris karya Pidi Baiq itu berhasil diangkat ke layar lebar. Film perdana Dilan 1990 merengguk sukses dengan perolehan 6,3 juta penonton. Tak heran, jika akhirnya diksi rindu itu berat seketika populer dan mewabah di kalangan milenial dan juga orangtuanya yang memiliki romantika cinta era 90-an.

Dilan 1991
Foto: Ist

Salah satu di antaranya adalah Ridwal Kamil, Gubernur Jawa Barat yang ikut berperan sebagai kepala sekolah Dilan. Pria yang ditemui di Bandung pada Minggu, (24/2/2019) lalu itu mengungkap, seting waktu Dilan berada di zamannya tapi luar biasa disukai oleh anak-anak muda kekinian.

Di waktu yang sama, Gala Premier film Dilan 1991 tengah diadakan secara istimewa di Kota bandung. Seluruh bioskop di Kota Kembang itu pun memutar film Dilan 1991 secara serentak di hari bertajuk Hari Dilan tersebut. Ribuan penonton berebut tiket harga khusus yang hanya dibanderol Rp 10 ribu. Gebyar promosi pun dilakukan melalui konvoi bus wisata Bandros atau Bandung Tour on Bus yang berisi para pemeran film Dilan, seperti Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla. Mereka berkeliling kota bersama ratusan sepeda motor dan kendaraan lain yang mengular keluar dari pelataran Gedung Sate.

Dilan 1991
Foto: Ist

Selain jamuan Gubernur Jawa Barat dan Walikota Bandung dengan sarapan bersama di rumah dinasnya, Menteri Pariwisata Arief Yahya pun ikut hadir di tengah keluarga besar film Dilan yang digandrungi banyak kalangan tersebut. Arief Yahya berharap, film Dilan bisa menggiring lebih banyak wisatawan untuk datang ke Bandung.

Sekuel Dilan 1991 ini akan diputar serentak di seluruh Indonesia mulai Kamis, 28 Februari 2019. Dalam film yang berdurasi sekitar dua jam ini, Iqbaal Ramadhan beradu akting dengan Vanesha Prescilla yang menjadi Milea. Ia mengaku penasaran dengan tanggapan penonton, karena menurut Iqbaal, karakter Dilan lebih manusiawi, sifatnya menyebalkan dan juga cuek pada Milea. Jika dulu Dilan lebih disukai penonton, mungkin kali ini akan bergeser pada sosok Milea yang lebih menarik perhatian.

Dilan 1991
Dilan 1991

Meski begitu, Vanesha menuturkan, tantangan terbesarnya adalah mengubah kondisi Milea yang awalnya senang-senang bersama Dilan, tiba-tiba menjadi sedih berulangkali. Tak ayal, ia sempat kesulitan membangkitkan emosi dari mengenang momen sedih demi akting yang luar biasa.

Di sisi lain, sang sutradara, Fajar Bustomi mengaku masih punya pekerjaan rumah lanjutan, yaitu mengangkat kutipan-kutipan Dilan ke dalam film khusus. Hmm… semakin bikin penasaran ya? Jadi, jangan lewatkan penayangan film Dilan 1991 di bioskop terdekat, di kota Anda. Selamat menonton!

Post your comments on Facebook