Indonesia Vegetarian Society (IVS) akan menyelenggarakan Vegan Cullinary Festival pada 23-28 Maret 2018, mendatang. Acara tersebut akan diadakan di Tribeca Central Park Mall, Jakarta Barat. Dan kemudian dilanjutkan dengan acara Indonesian International Vegan Festival & Forum 2018 pada tanggal 13-15 April 2018 di Neo Soho Mall, Jakarta Barat. Festival Kuliner Vegan ini termasuk dalam rangkaian acara ‘Earth Day Vegan Festival & Forum 2018.

Culture|Event
Foto : Ist

Acara tersebut digelar guna memperkenalkan pola makan sehat dan juga mengkampanyekan gaya hidup sehat yang ramah lingkungan. Pihak Kementrian Pariwisata (Kemenpar) sebagai perwakilan pemerintah menyatakan dukungannya terhadap event Vegan Cullinary Festival 2018. Selain itu, acara ini memiliki tujuan untuk memperkenalkan serta mempromosikan aneka makanan vegan nusantara yang menjadi bagian penting dalam industri pariwisata Indonesia. Terutama untuk menarik minat wisatawan mancanegara untuk datang ke Indonesia, khususnya komunitas vegan dari seluruh dunia.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana Brahmananda, Vegan Culinary Festival 2018 ini sangat penting. Dalam sebuah wawancara ia menyatakan, inilah kesempatan kita sebagai bangsa Indonesia, menunjukkan kepada dunia Internasional bahwa Indonesia sangat kaya dengan bahan pangan nabati. Demikian ia menyampaikan sambutannya pada acara jumpa pers Vegan Cullinary Festival di Gedung Sapta Pesona pada hari Selasa (06/03/2018) lalu.

Culture|Event
Foto : Ist

Pada event Festival Kuliner Vegan itu, rencananya akan ada 168 menu makanan untuk vegan.  Seperti empek-empek, rendang, bakso, sampai menu sate yang tentunya khusus dibuat untuk vegan. Kemeriahan event Festival Kuliner Vegan turut juga dimeriahkan oleh berbagai rangkaian acara seperti menarik seperti Mr. dan Miss Indonesia, Green Speech Competition, Flash Mob oleh (INLA) atau Internasional Nature Loving Association serta Art Performance dan Entertainment, parenting dan vegan talk show yang akan menghadirkan Sophia Latjuba dan Eva Celia.

Culture|Event
Foto : Ist

Salah satu alasan mengapa acara penganut vegan mesti beralih ke pangan nabati ialah tingginya angka penggunaan antibiotika di peternakan sebagai penunjang pertumbuhan pada hewan ternak. Dampaknya inilah yang menjadi resistensi pada berbagai jenis bakteri yang membuat kebal terhadap antibiotik. Isu lain yang juga menjadi sorotan dan diangkat pada event ini yakni, soal keberlangsungan bahan pangan hewani yang terancam tidak mengalami keberlanjutan. Akibat laju pertumbuhan penduduk yang terus kian pesat.

Di akhir wawancara Sekjen IVS sekaligus Sekjen World Vegan Organization dan Presiden Yayasan Tempe Internasional, Dr. Susianto, mengatakan bahwa Festival Kuliner Vegan ini dapat menjadi media untuk mensosialisasikan kepada masyarakat luas tentang makanan sehat yang terdiri dari nabati seperti kacang-kacangan ‘pun mampu memenuhi kebutuhan kita akan makanan sehat tanpa khawatir kekurangan nutrisi. Jangan lupa datang, ya..

Post your comments on Facebook