Pada pertengahan tahun ini, Forbes menyebut Huda Beauty, sebuah perusahaan kosmetik dan peralatan kecantikan yang baru berumur lima tahun, sebagai perusahaan berkembang yang bernilai $1 milyar atau sekitar Rp. 15,2 trilyun. Hal tersebut membawa Huda Kattan sang pendiri perusahaan berada di jajaran milyuner Amerika Serikat seperti Oprah Winfrey dan Kylie Jenner. “Saya telah mengabdikan diri untuk banyak sekali pekerjaan yang tidak saya sukai. Saya perlu melakukan sesuatu yang benar-benar saya cintai,” ungkap Kattan kepada Forbes (29/10) mengenai ihwal berdirinya Huda Beauty.

Culture | Profile
Foto: Ist

Kattan lahir dari keluarga imigran asal Irak yang menetap di Oklahoma. Ia sempat mengalami bullying semasa sekolah karena etnisnya. Untuk banyak kesempatan, ia bahkan enggan menggunakan nama Huda dan sering memperkenalkan dirinya sebagai Heidi. Untuk membangun kepercayaan dirinya, Kattan mulai merias wajahnya sejak umur 12 tahun. “Saya selalu merasa menjadi orang aneh dalam bergaul. Beranjak dewasa, saya hanya ingin merasa nyaman dengan segala keanehan yang saya miliki.”

Setelah lulus dari Universitas Michigan Dearborn pada tahun 2007, Kattan bekerja pada firma konsultan keuangan Robert Half. Ia bahkan sempat ditempatkan di Dubai. Namun, krisis keuangan yang melanda Amerika Serikat membuatnya kehilangan pekerjaan. Kattan kemudian sempat menjajal pekerjaan public relations, yang hanya mampu ia jalani selama dua minggu karena ia merasa hasrat bekerjanya bukanlah di sektor tersebut.

Dalam kurun 2008 hingga 2009, Kattan mulai mendalami dunia make-up artist. Ia mengikuti berbagai pelatihan di Los Angeles dan bahkan menerima pekerjaan tanpa dibayar hanya untuk berlatih. Pada tahun 2010, Kattan mulai membangun blog dan membuka akun Instagram serta YouTube. Dengan beragam topik ‘how to’ atau tips tata rias sederhana, ia pun mulai dilirik oleh publik dan dikenal sebagai salah satu beauty influencer dan selebgram terkemuka di Amerika Serikat.

Atas masukkan saudara perempuannya, Mona dan Alya, Kattan memberanikan diri untuk mulai menjual produk kecantikan. “Pada saat itu [2010], saya sama sekali tidak memiliki penghasilan. Saya hanyalah seorang beauty blogger. Tidak pernah terpikir bahwa saya akan membuka bisnis.” Dengan modal pinjaman $6.000 dari adiknya, ia memulai produksi custom bulu mata palsu pada tahun 2013. Uniknya, ia memesan produk tersebut dari Indonesia.

Culture | Profile
Foto: Ist

Produk eye lashes Kattan ternyata laku keras, khususnya setelah Kim Kardashian menggunakan dan memujinya melalui akun Instagramnya. Di tahun pertamanya, penjualan menyentuh angka $1,5 juta. “Saya masih ingat dua tahun pertama Huda Beauty, di mana kami berkantor di ruang tamu rumah saya sendiri dan seluruh keluarga membantu pembungkusan produk-produk kami,” kenang Kattan. Hingga pertengahan tahun ini, Huda Beauty telah memiliki 140 jenis produk kecantikan.

Kini, Huda Beauty berada di jajaran perusahaan kelas atas. Kattan berambisi untuk dapat bersaing dengan perusahaan legendaris seperti L’Oreal dan Estee Lauder. “Beberapa konglomerat telah menghubungi saya untuk menjalin kerjasama dan bahkan mengakuisisi Huda Beauty. Namun saya merasa masih banyak yang bisa saya lakukan sendiri untuk membangunnya,” ujar Kattan. Tahun ini Kattan mengekspansi Huda Beauty ke seluruh Amerika Serikat dengan membuka sekitar 900 gerai ditambah 200 gerai yang tersebar di seluruh dunia. Diperkirakan setidaknya di akhir tahun ini pendapatan Huda Beauty akan bernilai $300 juta.

Post your comments on Facebook