Memiliki momongan memang dambaan setiap pasangan suami istri. Buah hati yang hadir di tengah-tengah keluarga mampu menambah kebahagiaan. Apalagi tuntutan dari orangtua yang ingin segera memiliki cucu, membuat banyak pasangan sesegera mungkin memulai program hamil. Banyak usaha yang dilakukan untuk mendapatkan momongan.

Tidak semua pasangan diberi kemudahan untuk mendapatkan momongan. Beberapa harus menunggu lebih lama dan melakukan segala cara untuk dapat menghadirkan buah hati. Selain makan makanan yang sehat dan bergizi ternyata waktu berhubungan pun bisa menentukan keberhasilan untuk hamil.

Family | family education
Foto : Ist

Biasanya pasangan tidak memiliki waktu khusus untuk berhubungan. Mereka melakukan kapan saja mereka mau. Namun, Ilmuwan Swiss telah melakukan penelitian dan menemukan waktu yang tepat untuk berhubungan bagi pasangan yang ingin segera dikaruniai anak. Ternyata, sperma memiliki waktu-waktu tertentu dimana bentuk dan ukurannya lebih sehat.

Berhubungan intim pun harus tepat waktunya!

Kapankah waktu yang tepat itu? Berhubungan intim untuk kehamilan sebaiknya dilakukan secara teratur yaitu dua sampai tiga kali dalam satu minggu. Lakukan juga disaat wanita dalam keadaan subur atau saat mengalami ovulasi. Ovulasi terjadi satu kali dalam satu bulan, dimana ovulasi adalah masa ketika telur itu dilepaskan dan siap untuk dibuahi oleh sperma.

Family | family education
Foto : Ist

Bercinta dua hari sebelum ovulasi dan tepat pada saat terjadinya ovulasi, yaitu 1-2 hari sebelum ovulasi, dapat memberi peluang besar untuk terjadinya kehamilan. Karena, ada banyak persediaan sperma yang sehat saat telur dilepaskan.

Pengertian dari masa subur adalah masa hidup sel telur yang dilepaskan rahim sampai berada di tuba falopi dan siap dibuahi. Jika sel telur yang berada di dalam tuba falopi ini bertemu sperma maka, kemungkinan besar bisa terjadi pembuahan. Dan jika tidak ada sperma masuk ke dalam tuba falopi, maka sel telur akan luruh dan terjadi menstruasi.

Berhubungan intim sebaiknya tidak dilakukan setiap hari. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar sperma matang dan memiliki kemampuan membuahi yang bagus.

Waktu yang tepat untuk berhubungan adalah di pagi hari. Mengapa demikian? Karena saat pagi, kondisi fisik masih segardan jumlah sperma terkumpul lebih banyak dengan kualitas yang tinggi.

Family | family education
Foto : Ist

Beberapa hal sederhana di bawah ini dapat dilakukan untuk mempercepat kehamilan, diantaranya adalah:

  1. Hentikan kebiasaaan merokok. Hal ini sudah dibuktikan dengan penelitian, bahwa wanita yang merokok lebih sulit mengalami kehamilan daripada wnita yang tidak merokok. Kandungan kimia dalam rokok dapat membahayakan janin.
  2. Hindari alkohol. Sama seperti rokok alkohol juga mempunyai pengaruh terhadap keberhasilan kehamilan. Alkohol juga membahayakan janin. Alkohol dan rokok dapat menyebabkan hormon tidak seimbang dan memperburuk kualitas sperma.
  3. Buat pikiran serileks mungkin. Menginginkan kehamilan memang menguras pikiran, tapi jangan biarkan pikiran itu malah merusak hubungan suami istri.
  4. Jangan sampai sperma rusak. Sperma sangat rentan terhadap panas. Penggunaan pemanas, minyak pemijat, atau pelumas dapat membunuh sperma dengan cepat. Termasuk kondisi basa pada leher rahim wanita.
  5. Perikasakan diri ke dokter. Tidak semua penyakit seksual menimbulkan gejala. Pencegahan dan pengobatan sejak dini itu lebih baik.

Dan yang harus terus dilakukan adalah jangan berhenti berharap. Usahakan pikiran rileks karena akan membantu proses itu sendiri. Perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sehat adalah pilihan terbaik.

Post your comments on Facebook