Untuk Anda para generasi Y atau Millennialis (kelahiran tahun 1980-an sampai akhir 1999) era tahun 90-an merupakan menjadi salah satu masa yang dipenuhi dengan kenangan indah dan sangat sulit dilupakan. Apalagi dengan jajanan era 90-an yang begitu banyak dirindukan oleh para generasi Y.

Sekarang ini sudah tidak jarang bermunculan akun-akun di media sosial seperti akun generasi90an dengan tagline “kebahagiaan itu sederhana, nostalgia salah satunya, di sini mesin waktunya #90-an”. Ada juga akun lainnya yang berupaya merangkum hal-hal yang berkaitan dengan era 90-an mulai dari jenis permainan, drama telenovela, gaya berpakaian sampai jajanan favorit. Jajanan dengan harga murah dan kenikmatan yang berlipat ganda ketika dinikmati bersama dengan teman-teman usai pulang sekolah.

Sayangnya, seiring dengan berjalannya waktu tidak semua jenis jajanan warung bertahan dan dapat dinikmati terutama oleh para generasi 90-an yang ingin bernostalgia. Dan Wanita.me telah merangkum beberapa jajanan para generasi Y yang saat ini masih terkenal tetapi semakin sulit untuk ditemui.

1. Gulali

jajanan era 90an | Food
Foto: Wanita.me/Hilda Tobing

Ingkatkah Anda saat pergi ke taman bermain ditemani dengan gulali dengan berntuk-bentuk variatif yang dapat Anda pilih? Warna merah muda dan keseruan melihat gulali yang dibentuk seusai dengan pesanan memang sudah jarang ditemui saat ini. Rasanya yang manis legit ditambah dengan kehangatan yang melebur ketika Anda menyicipi gulali memunculkan kenangan manis masa kecil. Walau sekarang ini jajajan sudah tidak sepopuler dulu, sesekali di acara pasar rakyat para penjual gulali dapat Anda temukan.

2. Es Mony

jajanan era 90an | Food
Foto: Ist

Siapa yang tidak tahan untuk mencicipi rasa sirup segar pada siang hari mampir ke warung dan melihat kemasan warna-warni Es Mony? Rasa buah-buahan seperti rasa jeruk, strawberry, dan anggur dikemas dalam wadah seperti kartun keras berbentuk segitiga selalu berhasil menarik perhatian. Dibanderol dengan harga Rp. 500 perak, Es Mony menjadi primadona dikalangan generasi 90-an. Tetapi saat ini Es Mony memang lebih sulit didapatkan tapi bukan berarti sudah tidak ada lagi. Es Mony sesekali masih bisa Anda temui di supermarket besar atau dijual secara online dengan harganya yang sudah tak lagi Rp 500 perak.

3. Coklat Payung

jajanan era 90an | Food
Foto: Ist

Sesuai dengan namanya, coklat ini berbentuk seperti payung yang ditutup dengan gagang dari plastik yang melengkung. Desainnya yang sederhana, membuat coklat payung menjadi salah satu favorit pada era 90-an. Coklat ini dapat ditemukan dengan mudah di setiap warung, dan yang paling membahagiakan adalah harganya yang terjangkau untuk para siswa-siawi era 90-an. Tidak jarang coklat payung yang biasanya diletakkan di dalam toples-toples plastik ini menjadi jajanan rebutan di kantin-kantin sekolah.

4. Anak Mas

jajanan era 90an | Food
Foto: Ist

Nama Anak Mas tentunya sudah tidak asing lagu untuk para generasi 90-an. Diantara sederetan jajanan ringan mie, dapat dikatakan bahwa Anak Mas merupakan nama jajanan yang paling terkenal. Dengan bungkus berwarna merah emas bergambar kepala anak lelaki dan perempuan di kemasannya, jajanan ini dulu dapat dengan mudah ditemukan di berbagai tempat jajanan. Memang Tidak perlu repot diseduh, anak mas memang dirancang untuk disantap sebagai mie kering kriuk dengan dua pilihan rasa yaitu keju dan ayam panggang. Jangan khawatir untuk Anda yang rindu dengan Anak Mas, walau sulit ditemukan di warung jajanan seperti dulu, Anda masih bisa menemukannya di berbagai toko online.

5. Rambut Nenek atau Arbanat

jajanan era 90an | Food
Foto: Ist

Dengan alunan musik khas menjadi pertanda kedatangan pedagang yang menjual jajanan tradisional rambut nenek atau yang dikenal dengan arbanat. Tanpa perlu berteriak kencang, nada-nada tersebut menjadi daya tarik terutama untuk anak-anak yang menyukai arum manis ini. Konon, ada yang mengatakan jajanan anak-anak ini telah ada sejak abad 15 Masehi. Jajanan ini dibuat dengan menggunakan gula putih yang diberi pewarna makanan. Setelah itu, gula pasir ini dicampuri dengan adonan terigu yang kemudian dibentuk memanjang di atas meja yang beralaskan seng. Gumpalan adonan tepung terigu dan gula ini lah yang kemudian ditarik sampai berbentuk serabut dan dipotong-potong. Hasilnya seperti rambut nenek berwarna putih. Meskipun masih terkenal, sayangnya jajanan ini semakin jarang dijumpai. Tetapi, jika Anda berkunjung ke acara pasar rakyat, Anda masih dapat menemui jajanan satu ini.

Jadi apa kerinduan dengan jajanan era 90-an Anda sudah terobati? Anda dapat mencari dan memesan jajanan tersebut di beberapa toko online di Indonesia.

Post your comments on Facebook