Saat hamil biasanya seorang perempuan dilarang untuk memakai kosmetik yang berlebihan. Selain dikarenakan kandungan bahan kimia dari kosmetik tersebut. Memang kondisi perempuan saat hamil lebih sensitif apalagi pengaruhnya terhadap janin.

health - skincare
Foto : Ist

Terkadang banyak hal yang menyebabkan cacat bayi lahir ataupun janin lahir premature tidak diketahui sebabnya. Ada kemungkingan hal tersebut terjadi karena kandungan kimia dari bahan kosmetik si Ibu. Saat hamil seorang perempuan boleh menggunakan make up hanya saja perlu diperhatikan bahan dan jenis kosmetik yang aman untuk digunakan.

Berikut tiga jenis kosmetik yang aman digunakan saat hamil:

  1. Tinted moisturizer

Kosmetik ini memiliki manfaat di dalamnya sebagai alas bedak, foundation dan pelembab. Namun, perbedaannya dengan foundation adalah teksturnya yang lebih ringan sehingga banyak disukai wanita terutama ibu hamil. Apalagi kosmetik jenis ini mengandung UV protection. Tinted moisturizer adalah cikal bakal dari CC cream dan BB cream.

  1. Bedak

Bedak adalah kosmetik yang aman dan mudah digunakan. Tetapi, Anda harus teliti saat menggunakan bedak dan lihat bahan yang terkandung didalamnya. Jangan memilih bedak yang mengandung mercury, hidrokinon dan paraben.

  1. Lip balm

kosmetik bibir ini dianggap penting bagi ibu hamil untuk mencegah bibir kering saat kehamilan. Namun, perlu diperhatikan bahwa hindari lip balm yang mengandung bahan bahan mineral berbahaya. Karena ini salah satu kosmetik yang bisa tertelan saat digunakan.

Selama masa kehamilan, seorang perempuan harus lebih jeli dalam memilih kosmetik. Berikut ini daftar bahan kimia berbahaya yang sering digunakan kosmetik dan perlu dihindari. Karena kosmetik yang mengandung bahan kimia berbahaya akan memberikan efek negatif pada tumbuh kembang janin.

health - skincare
Foto : Ist
  • Hydroquinone, merupakan produk kulit pemutihan kulit yang dapat terserap melalui pori-pori kulit dalam jumlah yang lebih besar. Maka dari itu, sebaiknya dihindari ibu hamil.
  • Tretinoin, merupakan produk untuk mengatasi jerawat. Produk kulit ini memerlukan resep dokter dan juga tidak boleh digunakan semasa kehamilan.
  • Benzoil Peroxyde, masih pada produk kosmetik kulit berjerawat umumnya mengandung bahan ini dan terserap sekitar 5% pada saat dioles. Meskipun belum ditemukan penelitian lanjut akan tetapi ibu hamil sebaiknya menghindari kosmetik berbahan ini.
  • Merkuri, kosmetik yang mengandung bahan ini memang tidak baik untuk kesehatan meskipun tidak sedang hamil. Karena dampak yang akan diberikan dari bahan kimia berbahaya ini adalah kerusakan dan gangguan perkembangan janin.
  • Rhodamin, kosmetik berwarna mencolok biasanya menggunakan bahan kimia berbahaya seperti rhodamin. Bahan kimia ini memang tidak dianjurkan untuk bahan kosmetik akan tetapi masih saja ada yang meggunakannya. Pada ibu yang tidak hamil saja sudah berbahaya bagaimana dengan ibu hanil tentu saja akan membahayakan ibu dan janin.

Meneliti apa yang digunakan akan lebih baik daripada harus menanggung risiko kesehatan untuk bayi dan ibu. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda jika merasa ada kejanggalan pada kehamilan.

Post your comments on Facebook