Sukses dengan film awal John Wick pada tahun 2014 yang meraup keuntungan fantastis, Keanu Reeves kembali hadir menjadi pembunuh bayaran yang ahli menggunakan senjata api dalam kelanjutan sekuelnya berjudul John Wick Chapter 2.

John Wick Chapter 2, melanjutkan perjalanan Boogeyman di film prakuelnya di seri pertama John Wick meresa perlu membalas dendamnya kepada gangster Rusia. Di film keduanya ini John diminta oleh mafia bernama Santino D’Antonio (Ricardo Scamarcio) untuk menjalankan misi pembunuhan. Sedangkan, John sudah menyatakan bahwa ia pensiun dari pekerjaannya. Dilakukan secara terpaksa, misi tersebut ternyata membuatnya terjebak pada konspirasi yang membuatnya diincar banyak musuh.

Di usianya yang menginjak 52 tahun, Keanu Reeves masih mempunyai nyali dan berani bermain film aksi meski dalam beberapa adegan dilakukannya tanpa pemeran pengganti. Mengikuti formula di film pertamanya, John Wick Chapter 2 memiliki rasa yang sama. Film ini menjamin adegan laga nyaris tanpa henti. Walau begitu, sekuel ini tidak seperti tiruan dari John Wick pertama. Isi di film ini sama-sama penuh adegan laga, namun nuansanya terasa berbeda. Karakter John Wick dalam sekuel keduanya ini lebih banyak menampilkan adegan fighting daripada aksi kebut-kebutan atau adegan-adegan penuh ledakan seperti film-film action pada umumnya.

Banyak hal yang membedakan film John Wick Chapter 2 dibanding dengan film sebelumnya. Sang aktor sendiri memang praktisi bela diri, dan demi film ini Keanu Reeves rutin latihan Judo dan Brazilian Jui-jitsu (BJJ). Dan terbukti, John Wick 2 dihiasi dengan adegan laga yang kental dengan bantingan, kuncian, dan beberapa sapuan khas Judo dan BJJ. Teknik-teknik dalam film ini pun dilengkapi dengan berbagai macam senjata api, juga pisau.

John Wick 2 memang tidak seemosional dari film sebelumnya, plot dalam film ini pun lebih sederhana. Dari sisi emosi memang sedikit kurang, namun film ini tetap penuh dengan kekuatan. Keanu Reeves mampu menampilkan adegan laga yang bertenaga. Dibalut dengan sinematografi yang tidak kalah memukau, kuncian yang diperagakan oleh Keanu terlihat seolah ia sudah menjadi ahli BJJ sejak lama.

Meneruskan tradisi film aksi dengan koreografi laga yang memukau dan disetting dengan baik, bisa dibilang seri John Wick punya semangat yang sama dengan film Indonesia The Raid. Film yang disutradarai oleh Chad Stahelski dengan track record-nya sebagai petarung kickboxing yang beralih karir menjadi stuntman, dan koordinator stunt. Sebelum menyutradarai John Wick, Chad sudah berpengalaman menjadi koordinator stunt di film-film besar seperti, Hunger Games dan Sherlock Holmes.

John Wick Chapter 2, bisa menjadi tontonan seru terutama bagi kalian yang senang dengan film-film laga non stop. Jika kalian menggemari film aksi laga seperti The Raid atau sudah jatuh hati dengan John Wick seri pertama, John Wick Chapter 2 patut menjadi tontonan yang sayang sekali jika diewatkan.

Post your comments on Facebook