Kanker kulit melanoma telah merenggut nyawa menantu Hatta Rajasa, Adara Taista, pada hari Sabtu (19/05/2018) lalu. Kabar ini tentu saja mengejutkan publik, pasalnya pernikahan putra bungsu dari besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu masih seumur jagung. Almarhumah meninggal di Tokyo, setelah sekian tahun berjuang melawan penyakit kanker kulit melanoma hingga akhir hayatnya.

Beauty | healthy & fitnes
Foto : Ist

Seketika tentang penyakit kanker kulit melanoma menjadi viral di semua media. Sebenarnya apa dan bagaimana penyebab kanker melanoma? Berikut ini Wanita.me akan mengulasnya khusus untuk Anda.

Melanoma merupakan salah satu jenis kanker kulit langka yang mematikan. Dilansir dari National Cancer Institute, hanya dua persen dari keseluruhan kasus kanker kulit adalah melanoma. Walaupun melanoma jarang terjadi, namun penyakit ini paling serius diantara kanker lainnya. Dan kaum wanita memiliki resiko tinggi untuk terkena melanoma dibandingkan kaum pria dengan rentang usia antara 20-an sampai usia 30-an.

Adapun penyebab kanker melanoma yang paling mudah dideteksi ialah dari radiasi UV, yang menyebabkan kerusakan pada DNA di melanosit. Yakni dimana bagian dalam kulit yang bertugas melindungi kulit. Waspadai apabila ketika masa kanak-kanak Anda, pernah mengalami kulit melepuh dan terekspos secara berlebihan pada radiasi UV, hal ini akan meningkatkan resiko seseorang terserang melanoma.

Beauty | healthy & fitnes
Foto : Ist

Namun bagi kita yang hidup di kawasan khatulistiwa dengan paparan sinar matahari terbanyak, beserta radiasi UV tentunya, menimbulkan keresahan tersendiri sekarang. Padahal faktanya, menurut para ahli, paparan sinar UV bukan satu-satunya faktor penyebab melanoma. Adalagi faktor lain yang turut andil menjadi penyebab terbesar kanker melanoma, yakni faktor paduan antara faktor genetik dan faktor lingkungan.

Dalam beberapa kasus, ditemukan bahwa orang yang memiliki riwayat dalam keluarganya terserang kanker melanoma, termasuk orang yang mempunyai resiko besar untuk mendapatkan melanoma. Karena berdasarkan penelitian, satu dari 10 orang yang didiagnosis kanker melanoma, ternyata memiliki anggota keluarga yang juga terserang kanker yang sama.

Beauty | Healthy & fitnes
Foto : Ist

Awal mula penyebaran kanker melanoma hampir tidak diduga sama sekali. Masih menurut National Cancer Institute, tahi lalat yang berdarah atau gatal adalah jalan masuk melanoma. Dan juga orang yang mempunyai kulit berwarna cerah serta mempunyai pigmen rendah, cenderung memiliki perlindungan lebih rendah dari UV, disinyalir lebih mudah terkena melanoma. Bahkan dikatakan 30% lebih tinggi orang yang memiliki kulit hitam relatif lebih aman dari melanoma.

Kanker Melanoma
Foto : Ist

Lantas dengan segala penyebab dan kecenderungan yang ternyata bisa melanda siapa saja, maka sesunguhnya setiap penyakit pasti ada obat dan cara pencegahannya supaya tidak mengalami penyakit yang mematikan ini. Caranya cukup mudah dan sederhana, yaitu hindari paparan sinar UV secara langsung dan lindungi kulit Anda dengan rajin mengoleskan krim tabir surya bila memang harus melakukan kegiatan dan berada di tempat outdoor. Selain itu, lakukan pengecekan ke dokter secara berkala sebelum ada ada gejala-gejala yang tidak diinginkan pada kulit Anda ke dokter. Sebab, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Keep healty life ya ….

Post your comments on Facebook