Beberapa tahun belakangan, slime menjadi mainan anak yang paling digemari. Pada perkembangannya, mainan bertekstur lengket lengket nan pekat dan sekilas tampak seperti lendir tersebut ternyata menjadi prospek ekonomi bagi banyak pihak. Slime dapat dibeli di mana-mana, mulai dari mal hingga pedagang mainan keliling. Bahkan anak-anak dapat membuat slime modifikasi mereka sendiri di rumah karena bahan dasar slime ternyata adalah bahan dasar yang mudah dijumpai sehari-hari, seperti tepung kanji, sabun, susu cair hingga lem berbahan dasar tertentu. Tutorial pembuatan slime pun kemudian menjamur di mana-mana, khususnya di YouTube.

Digita; Trends | YouTubers
Foto: Ist

Tak terhitung banyaknya video tutorial pembuatan slime yang aman bagi anak di YouTube. Akan tetapi, terdapat salah satu tutor pembuatan slime yang menjadi acuan dalam skala internasional. Dia adalah Karina Garcia, wanita berumur 23 tahun asal California, Amerika Serikat. Debutnya di YouTube pada tahun 2015 adalah berbagi tips DIY (do it yourself) dan life hacks untuk banyak hal.

Sebelum menjadi seorang bintang YouTube, Karina bekerja sebagai pelayan untuk bisnis wedding organizer kakaknya. Menjadi seorang YouTuber hanyalah pekerjaan sampingan bagi Karina. Walaupun demikian, fee dari YouTube yang semakin besar dari bulan ke bulannya membuat Karina menyadari bahwa videonya mendapatkan apresiasi yang cukup serius dari khalayak sehingga Karina memutuskan untuk fokus di dunia video tutorial.

Karina telah mengunggah kurang lebih 200 video tutorial. Dalam wawancaranya dengan situs CNBC, Garcia mengisahkan sejak kecil dirinya sangat tertarik dengan seni dan keterampilan. Pada bulan Februari 2015, Karina mengunggah video pertamanya berjudul “Easy DIY Lipsticks”. Di video tersebut Karina menjabarkan proses kreatif pembuatan lipstik berbahan dasar sisa eye shadow, chapstick dan lip gloss bening. Eksplorasinya terhadap metode-metode DIY kemudian membawanya kepada banyak proses kreatif, mulai dari sabun squishy hingga mainan anak slime.

Video tutorial pembuatan slime Karina dapat dikatakan sangat spesial karena kreativitas Karina seakan-akan tanpa batas. Beberapa di antara kreativitasnya adalah membuat slime smoothie senilai $1.000, slime salju yang dapat dimakan hingga permen karet slime. Video slime pertamanya diunggah pada bulan Agustus 2015. Karina membuat tutorial pembuatan sabun bertekstur slime yang berbahan dasar shampo herbal, tepung kanji jagung, minyak goreng dan sabun. Kemudian pada tahun 2017, videonya yang paling fenomenal adalah membuat stress ball dari slime seberat 100 pon. Video tersebut ditonton sebanyak 23 juta kali. Google juga mencatat bahwa tren tagar #slime di instagram pada tahun 2017 mengacu pada Karina Garcia dan video tersebut.

Digital Trends | YouTubers
Foto: Ist

Karina mengisahkan bahwa cek pertama yang diterimanya dari YouTube hanya sebesar $50. Tak terasa tiga tahun berlalu sejak video pertamanya, kini Karina diperkirakan berpendapatan sekitar $80.000 hingga $160.000 per bulan hanya dari iklan saja. Atas kesuksesannya pula, Karina dikontrak oleh Coca-Cola, Audible dan Maltesers untuk keperluan endorse. Di luar kesibukannya memroduksi video tutorial, Karina meluncurkan label produk Craft City yang merupakan produk-produk DIY karya Karina. Selain itu, pada tahun lalu Karina juga menerbitkan buku berjudul Karina Garcia DIY Slime.

Post your comments on Facebook