Seberapa pentingkah menurut Anda memiliki relasi atau pertemanan yang sehat dan menguntungkan? Bukannya bermaksud berteman hanya karena ada maunya saja, tapi memiliki teman yang juga mampu memberikan dampak positif dalam kehidupan tentu lebih bermanfaat ketimbang yang hanya menebar aura negatif saja. Namun sayangnya, masih banyak sekali orang yang tak menyadari kalau seseorang yang mereka anggap sahabat atau teman itu sebenarnya adalah toxic friends alias teman beracun yang diam-diam melakukan penindasan atau hal merugikan lainnya.

 

Toxic Friends
Foto: Ist

Salah satu ciri toxic friends yang paling terlihat jelas adalah biasanya ia akan tampak manis dan ideal, tapi seringnya justru akan membuat Anda kecewa hingga stres. Dia tidak terlihat berbahaya atau mengajak Anda melakukan hal negatif, tapi sikapnya diam-diam justru membuat Anda kecewa dan lelah. Ada 6 tipe teman beracun yang perlu Anda waspadai agar hidup bisa lebih berkualitas, bahagia, dan minim drama.

 

The Blamer

 

Tipe toxic friends yang pertama adalah The Blamer atau tukang menyalahkan yang seringkali membuat orang merasa bersalah dan berada di posisi orang paling ‘berdosa’. Meskipun dia yang salah, dia akan terus berkelit dan mencari alasan untuk menyudutkan orang lain, seperti misalnya dia datang terlambat di suatu acara, yang disalahkan adalah jalanan macet, Anda yang lupa mengingatkan, atau malah Anda yang terlalu berlebihan karena datang terlalu cepat. Orang tipe seperti ini tidak akan pernah mau meminta maaf, justru Anda yang akan dibuatnya merasa bersalah terus-menerus.

 

Tosic Friends
Foto: Ist

The Complainer

 

Tipe teman seperti ini seringkali mengeluh, protes, menyalahkan keadaan, dan senantiasa tak pernah puas dengan hal-hal yang ada di sekitarnya. Semua cerita yang mengalir dari bibirnya kebanyakan adalah hal negatif. Toxic friends satu ini jarang sekali bersyukur, bahkan dia juga tak segan mengeluhkan sifat dan sikap Anda yang menurutnya tak sesuai dengan keinginannya.

 

Toxic Friends
Foto: Ist

The Discounter

 

Tipe toxic friends berikutnya adalah The Discounter yang suka sekali membantah dan menentang setiap perkataan Anda, seolah Anda tak tahu apa-apa dan hanya dia yang paling benar. Biasanya, tipe satu ini hanya menginginkan Anda menurut dan mematuhi setiap perkataannya. Apa yang Anda katakan akan selalu salah di matanya. Dia bahkan tak segan menjadi lawan debat yang pasti akan membuat Anda lelah dan stres.

 

Toxic Friends
Foto: Ist

The Drainer

 

Tipe teman beracun satu ini sangat suka mendominasi segala hal, karena hanya dia seorang yang paling penting, sementara Anda pendengar setia yang harus selalu menyetujui apapun perkataannya. Pun saat berbincang atau berdiskusi, semua hal hanya berpusat tentangnya. Anda sama sekali tak dianggap penting. Parahnya, tipe teman seperti ini tidak akan pernah tertarik bertanya perihal pendapat Anda atau apapun yang sedang Anda pikirkan.

 

Toxic Friends
Foto: Ist

The Gossiper

 

Setiap kali bertemu, topik utama yang dibahas tipe toxic friends satu ini pasti soal orang lain dan segala kejelekannya. Entah itu cerita tentang anggota keluarganya, pasangannya, teman kuliah, bahkan soal rekan kerjanya. Tipe ini seolah tak pernah kenal lelah untuk membicarakan orang lain di belakangnya, membahas segala kelemahan dan keburukan orang tersebut. Buruknya lagi, The Gossiper juga tak segan membicarakan dan menyebarkan gosip jelek tentang Anda pada orang lain.

 

Toxic Friends
Foto: Ist

The Shamer

 

Apakah Anda memiliki teman yang terkadang gaya bercandanya keterlaluan dan menyinggung perasaan? Bila ditegur, biasanya Anda malah akan disebut lebay atau baper. Padahal, bersenda- gurau atau berkelakar yang mengarah pada pelecehan fisik (atau non fisik) atau mengerdilkan pendapat Anda apalagi di tengah orang banyak, sama sekali tak bisa dibilang teman yang baik. Bila dia memang teman sejati Anda, maka dia akan tahu sampai batas mana senda-gurau itu pantas dilontarkan atau dia akan meminta maaf saat keceplosan bercanda yang akhirnya membuat Anda tak nyaman di depan umum.

 

Toxic Friends
Foto: Ist

Coba Anda evaluasi kembali hubungan pertemanan yang telah terjalin selama ini. Jika ternyata ada salah satu tanda dari tipe-tipe toxic friends yang sudah dijabarkan di atas, maka sudah saatnya Anda menentukan sikap. Hubungan pertemanan yang sehat dan baik merupakan hubungan yang saling membangun, membantu, menguatkan, dan berbagi semangat positif demi hidup yang lebih baik. Teman atau sahabat sejati akan benar-benar tahu caranya menjaga perasaan Anda, dia tidak akan begitu saja membuat Anda merasa tidak nyaman apalagi sampai kecewa dan stres. Meski faktanya tak ada manusia yang sempurna di dunia ini, tapi Anda berhak memiliki teman yang lebih baik dan positif, demi hidup minim drama.

Post your comments on Facebook