Lipstik merupakan salah satu alat kosmetik yang paling digandrungi oleh wanita masa kini, tapi tahukah Anda bahwa lipstik sudah menjadi tren sejak zaman dahulu kala. Lipstik pertama kali dikenal oleh para wanita pada zaman peradaban Indus kuno. Dulu, mereka menggunakan biji kopi yang telah dihaluskan untuk dioleskan pada bibir dan kadang di sekitar area kelopak mata.

Culture | opinion
Foto : Ist

Asal-usul lipstik juga lekat akan kisah yang berhubungan dengan Cleopatra. Sang Ratu Mesir kuno ini ternyata menggunakan lipstik yang dibuat dari serbuk kumbang carmine dan bahan dasar lainnya yang berasal dari semut, sehingga menghasilkan warna merah pekat. Ia juga menambahkan bahan pearlescence yang berasal dari sisik ikan untuk mendapatkan efek glossy atau mengilat.

Berbeda halnya pada masa keemasan Islam, Abu al-Qasim al-Zahrawi, seorang ahli kosmetik Arab-Andalusia yang termasyhur, berhasil menciptakan lipstik padat yang diberi wewangian, serta ditempatkan dalam cetakan khusus yang bisa ditekan dan diputar seperti model yang saat ini beredar di tengah wanita kekinian.  

Di Inggris, Lipstik semakin dikenal dan mulai populer pada abad 16 di masa pemerintahan Ratu Elizabeth I yang memelopori penampilan wajah putih bercahaya dengan bibir merah mencolok. Saat itu, lipstik dibuat dari campuran lilin dan getah merah yang berasal dari tumbuhan tertentu.

Culture | opinion
Foto : Ist

Kini, lipstik memiliki banyak jenis dengan jutaan warna seperti lipstik matte yang tidak mengilat, lipstik sheer, lipstik cair, hingga manstick yang dikenal sebagai lipstik untuk pria sebagaimana khususnya dipakai untuk gelaran pentas teater. Selain itu, bahan utama yang digunakan pun beragam, adakalanya dari minyak, emmolient, pigmen, hingga lilin.

Namun, tahukah Anda bahwa kini lipstik tak hanya berfungsi untuk mewarnai bibir saja lho! Penasaran apa saja fungsi lipstik selain untuk mewarnai bibir?

  • Blush On

Siapa yang menyangka kalau beauty item satu ini juga bisa digunakan sebagai blush on? Caranya mudah, pilih lipstik berwarna peach atau pink untuk membuat pipi terlihat merona, lalu bentuk tiga titik pada kedua pipi. Kemudian, baurkan dengan menggunakan jari, sponge, ataupun brush.

  • Color Corrector

Lingkaran hitam di sekitar mata ternyata tak cukup disamarkan hanya menggunakan concealer saja lho. Perlu sedikit sentuhan color corrector untuk membuat penampilan terlihat kian sempurna. Namun jangan khawatir jika Anda tak memilikinya karena lipstik berwarna merah terang ternyata bisa dimanfaatkan sebagai color corrector lho. Warna merah bisa menetralkan warna kulit yang gelap. Cukup baurkan sedikit saja pada area yang menghitam, ratakan, kemudian timpa dengan concealer.

  • Eyeshadow

Lipstik ternyata bisa dijadikan pilihan tepat untuk mewarnai bagian kelopak jika Anda menginginkan look yang berbeda pada bagian mata. Selain lebih menempel dengan sempurna, lipstik sebagai eyeshadow juga bisa memberi efek riasan yang terkesan lebih memukau dan glamor.

Dari ulasan di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa lipstik mengalami metamorfosis dari masa ke masa. Kini, lipstik tak hanya memiliki fungsi sebagai hiasan untuk bibir saja, tetapi juga di beberapa bagian lain pada wajah agar menimbulkan kesan semakin menarik dan terlihat cantik. Tertarik mencobanya?

Post your comments on Facebook