Dalam hitungan hari, Asian Games 2018 akan berlangsung di Indonesia. Beragam rangkaian acara pun digelar sebelum perhelatan akbar pesta olahraga se-Asia itu, salah satunya adalah kirab obor Asian Games yang akan dibawa ke 18 provinsi. Menariknya, api yang berada di obor tersebut bukanlah api sembarangan, melainkan api yang berasal dari Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan. Sumber api tersebut dikenal dengan sebutan Api Abadi Mrapen.

Culture | opinion
Foto : Ist

Api abadi Mrapen tak hanya digunakan untuk menyalakan obor Asian Games saja. Api ini juga pernah berperan dalam sejumlah event nasional maupun internasional, seperti Pekan Olahraga Nasional hingga Games of The New Emerging Forces I. Tak hanya gelaran dalam bidang olahraga saja, api abadi Mrapen ini ternyata juga digunakan untuk acara keagamaan seperti upacara Hari Raya Waisak dan beberapa acara lainnya yang digelar di Thailand hingga Tiongkok.

Kisah sang api abadi Mrapen ini juga menarik untuk disimak. Kabarnya, api ini sudah ada sejak 1500 – 1518 M silam ketika Majapahit ditaklukkan oleh Kesultanan Demak Bintoro, ketika Sunan Kalijaga yang kala itu memerintah Demak.

Kabarnya Api Abadi Mrapen sudah ada sejak dahulu. Sekitar 1500-1518 M, saat Kerajaan Majapahit ditaklukkan Kesultanan Demak Bintoro. Tepatnya saat Sunan Kalijaga yang kala itu memimpin Demak.

Kala itu, Sunan Kalijaga yang sedang memimpin Demak beserta rombongan pergi ke suatu tempat. Di tengah perjalanan tepatnya di Mrapen, mereka memutuskan untuk beristirahat karena lelah dan haus.

Culture | opinion
Foto : Ist

Sayangnya, di lokasi peristirahatan tidak ada sumber air. Akhirnya Sunan Kalijaga melakukan semedi untuk memohon kepada Tuhan agar diberikan air. Setelah itu, Sunan Kalijaga menancapkan tongkat yang dibawanya ke tanah. Tapi yang keluar bukanlah api, melainkan air. Kemudian Sunan Kalijaga mencoba menancapkan tongkatnya sekali lagi dan barulah keluar sumber air yang jernih.

Namun, lain halnya jika dilihat dari ilmu pengetahuan. Menurut ilmuan, peristiwa ini merupakan fenomena geologi alam, yaitu keluarnya gas dari perut bumi yang menyebabkan keluarnya api ketika terkena angin.

Post your comments on Facebook