Musisi Indonesia selalu muncul dengan banyak kejutan di kancah Internasional. Hal ini terjadi karena mata dunia selalu menyoroti karya anak negeri yang lahir dengan ide-ide baru dan imajinatif yang kemudian sontak mengundang kreativitas musisi lain di luar Indonesia untuk berkarya bersama hingga menorehkan prestasi bersama.

Peristiwa tersebut dirasakan oleh wanita yang merupakan mantan finalis kompetisi bernyanyi era 90-an Asia Bagus, Basari Frida Mardani Simorangkir atau biasa dikenal dengan nama Sari Simorangkir.
Wanita yang merupakan kakak kandung dari mantan vokalis band Kerispatih Sammy Simorangkir ini memulai minat dan bakatnya dalam mengolah vokal sejak tahun 1990 saat masih menempuh pendidikan SMA. Usai berjuang di ajang Asia Bagus, Sari Simorangkir memulai karir cemerlangnya dengan membentuk sebuah grup bersama rekannya yang berangkat dengan konsepsi spiritual dan religius namun tetap bertujuan untuk mengantarkan pesan positif dan universal kepada semua kalangan khususnya generasi muda.


Mengguncang Dunia bersama True Worshippers
Perjalanan karir Sari Simorangkir tidak terlepas dari sosok Sidney Mohede yang bersama-sama membentuk grup bernama True Worshippers di akhir era 90-an. Karya-karya mereka selalu menjadi perhatian publik belantika musik Indonesia, pernyataan ini diperkuat dengan fakta prestasi Sari Simorangkir yang mendapat penghargaan Gospel Music Award dan ajang penghargaan lain karena album populernya yang diterima masyarakat luas.
Tidak hanya sampai disitu, prestasi Sari Simorangkir mampu menembus belantika musik dunia. Cerita ini dimulai dengan Sari Simorangkir dan Sidney Mohede yang mempunyai hubungan kuat dengan Israel Houghton yang merupakan salah satu musisi gospel terbaik dunia. Israel Houghton seringkali meminta Sari dan Sidney untuk berpartisipasi dalam karya seperti lagu “Hosanna in the Highest” yang merupakan salah satu karya terbaik Sidney berkumandang di berbagai belahan dunia dalam rangkaian perjalanan konser Israel Houghton.
Dalam album Israel New Breed Covered: Alive in Asia, Israel Houghton kembali meminta Sidney Mohede dan Sari Simorangkir untuk memberikan salah satu lagu terbaik mereka untuk masuk dalam kompilasi albumnya. Sidney Mohede memutuskan untuk memberikan lagu karya Sari Simorangkir yang berjudul “Kau Rajaku” dengan persetujuan Sari. Lagu tersebut diberangkatkan dengan konsep Live Concert Recording di Mal Kota Kasablanka dan terdengar ribuan orang bernyanyi dan mengucapkan bahasa Indonesia bersama-sama. Lagu ini memberikan kesan dan pesan yang haru bagi insan musisi Indonesia juga masyarakat Indonesia pada umumnya karena memenangkan nominasi dalam ajang penghargaan bergengsi di dunia yaitu Grammy Awards bersama album Alive in Asia.
Penghargaan tersebut tentunya sangat membanggakan karena wanita Indonesia dengan karyanya yang totally berbahasa Indonesia berkibar di hadapan dunia dan mendapat apresiasi terbaik. Saat ini Sari Simorangkir termasuk dalam daftar One of Best Gospel Musician in the World dan sangat diperhitungkan dunia karena karya dan konsistensinya. Hidup Wanita Indonesia!

Post your comments on Facebook