NonaRia, band trio all-female ini telah berdiri sejak tahun 2013. Band ini mengusung konsep vintage bernuansa musik dari era 1920-1950’an. Dalam beberapa kesempatan wawancara, ketiga personilnya dengan kompak menyebut nama Ismail Marzuki, Sam Saimun dan Bing Slamet sebagai inspirasi bermusiknya. Meskipun bergerak secara independen, NonaRia telah menjajal panggung besar seperti International Jazz Day 2017. Pada Jumat lalu, NonaRia kembali tampil di salah satu event berskala internasional yaitu Java Jazz Festival 2018.

Culture | Music
Foto: Ist

Nona Ria terdiri dari Nesia Ardi (vokal/snare), Nanin Wardhani (akordeon) dan Yashinta Pattiasina (biola). Sound musik mereka yang terdengar sangat lawas menunjukkan keseriusan mereka dalam mengeksplorasi ‘kejadulan’ nuansa musik yang mereka inginkan. Pada bulan Januari lalu, mereka baru saja meluncurkan album self-titled perdananya yang berisi delapan lagu. Dalam wawancaranya dengan media Tirto.id (31/01), Nesia berujar bahwa benang merah album perdana ini adalah tentang musik, masak dan cerita. Dengan kata lain, mereka mengangkat tema keseharian dengan cara yang jenaka. Tengok saja beberapa judul lagunya seperti “Sayur Labu”, “Maling Jemuran” dan “Antri Yuk”.

Nama NonaRia mungkin tidak begitu populer bagi pecinta musik jazz mainstream. Walaupun demikian, sound dan tampilan para personilnya yang unik membuat banyak pengunjung Java Jazz Festival 2018 melirik dan menonton aksi mereka. Melalui kejenakaan mereka pada lagu “Maling Jemuran”, NonaRia berhasil membuat penonton tertawa sekaligus menikmati musik dalam waktu yang sama. Dalam sebuah kesempatan, Yashinta dan Nanin mempercepat tempo musik sehingga membuat Nesia keteteran.

Culture | Music
Foto: Ist

Kejenakaan memang menjadi salah satu kelebihan NonaRia dalam setiap penampilannya. Dibantu dengan seorang pemain double bass pria (Ody Purba), Yashinta berkelakar seharusnya di panggung Java Jazz kali ini nama band-nya diubah menjadi NonaPria. Nesia juga turut berkelakar dalam menutup aksi NonaRia dengan lagu “Santai”, bahwa video klipnya dapat dilihat di KRL (Commuter Line) sehingga kalau kangen dengan NonaRia cukup naik KRL saja.

Meskipun baru terbentuk pada tahun 2013, para personil NonaRia bukanlah orang-orang baru di dunia musik. Nesia sempat terlibat dalam album Aransemen Ulang Lagu Orisinil Dari Film Tiga Dara (2016). Di album tersebut, Nesia menyanyikan lagu “Letnan Hardy”. Sementara Nanin pernah terlibat dalam beberapa kolaborasi sebagai pemain piano bagi Inna Kamarie dan Beben Jazz. Nanin juga pernah berkolaborasi dengan Pandjie Pragiwaksono. Yashinta merupakan pemain biola untuk Jakarta Concert Orchestra dan Jakarta Simfonia Orchestra.

Post your comments on Facebook