Tas merupakan aksesoris fashion yang terpenting khususnya untuk para wanita. Jika Anda para pecinta tas branded, tentulah Anda mengetahui tas yang satu ini. Tas merek Louis Vuitton yang selalu menjadi favorit para wanita, khususnya para wanita sosialita.

Louis Vuitton adalah seorang pria yang lahir pada 4 Agustus 1821 di Anchay, tempat tinggal para pekerja kelas bawah di Perancis Timur. Ayahnya bernama Xavier Vuitton merupakan seorang petani dan ibunya Coronne Gaillard adalah seorang tukang giling. Ayah Louis merupakan seorang tukang kayu dan Louis terbiasa menggunakan perkakas milik ayahnya sejak kecil. Ibu Louis meninggal ketika ia berusia 10 tahun. Dan diketahui selanjutnya, ayah Louis, Xavier menikah lagi.

Louis Vuitton dan Sejarahnya/LV
Louis Vuitton 4 Agustus 1821- 21 Februari 1892

Saat Louis Vuitton berusia 14 tahun, ia meninggalkan rumah karena lelah dengan kehidupan pedesaan dan juga lelah dengan sikap ibu tirinya yang terlalu keras. Ia mencoba peruntungannya dengan pergi ke Paris yang berjarak 292 mil atau sekitar 470 km dengan hanya berjalan kaki dan menghabiskan waktu selama 2 tahun. Sepanjang perjalanannya, ia sesekali berhenti dan bekerja serabutan untuk menopang kehidupannya, mengingat ia tidak memiliki apa-apa.

Ia tiba di Paris pada tahun 1837, dan mulai memulai karir sebagai pekerja magang di bengkel pengepakan kotak dan koper ternama di kota tersebut. Profesi inilah yang ia tekuni yang dikenal sebagai sebutan “Layetier-Emballeur-Malletier” dimana ia menangani dan mengepak barang-barang tersebut ke dalam koper/kotak. Profesi ini dianggap sebagai profesi yang terkenal karena ia berhubungan langsung dengan orang-orang kaya atau para bangsawan dan Louis Vuitton menjadi salah satu orang yang ternama dalam bidang ini.

Di tahun 1854 Vuitton menikah dengan Eelie Priaux dan membuka bengkel packing sendiri di kota Paris. Ia mendirikan perusahaan pembuatan koper yang kemudian menjadi sebuah dinasti tas dan koper yang paling laris di dunia. Karya terbesarnya tercipta ketika tahun 1858, ia memperkenalkan koper datar dengan tepian besi dan kayu. Koper tersebut tidak dilapisi kulit, melainkan berlapis kanvas Trianon abu-abu yang kuat dan kedap air. Koper orisinal pertama itu langsung menjadi terkenal dan ditiru.

Louis Vuitton dan Sejarahnya/LV
Tas Louis Vuitton

Seorang Louis Vuitton selalu mengembangkan idenya untuk menciptakan produk-produk yang mewah. Karena itu merupakan nilai jual suatu merek. Untuk menghindari peniruan, George Vuitton, adalah putra dari Louis Vuitton membayangkan sebuah image yang tidak bisa terpisah dari sebuah merek Louis Vuitton. Pada tahun 1896, ia menggambar bulatan berisi bunga kelopak empat warna negatif. Lalu, bintang bersudut empat warna positif dan negatif. Untuk menghormati sang ayah, George menambahkan inisial LV diantara bulatan bunga dan bintang tersebut. Dan lahirlah sebuah komposisi yang kemudian disebut dengan Monogram dan menjadi ikon Louis Vuitton sampai sekarang.

Monogram tersebut kemudian mengilhami berbagai merek ternama di dunia dengan memakai logo sebagai motif dekoratif dan sebagai penanda identitas pada produk mereka. Di tahun 1997, monogram berubah muda dan baru. Dimulai dengan memoles monogram klasik paduan ecru dan kopi menjadi monogram vernis dalam warna pastel yang berkilau. Langkah ini merupakan salah satu bentuk inovasi dari Louis Vuitton untuk menjaga citranya sebagai produk yang bergengsi dibenak para coustomernya.

Louis Vuitton dan Sejarahnya/LV
Monogram Louis Vuitton

Di dalam sejarah berdirinya Louis Vuitton hingga sampai sekarang ini, tidak pernah mengadakan sale atau obral. Ini yang menguatkan Louis Vuitton sebagai wujud citra investasi dan kemewahan. Prinsip Louis Vuitton adalah, kemewahan bukan untuk di obral. Inilah yang menjadikan citra Louis Vuitton tidak pernah turun pamor dalam dunia fashion.

Louis Vuitton dan Sejarahnya
Louis Vuitton Bag’s

Louis Vuitton, 4 Agustus 1821- 21 Februari 1892. Tutup usianya saat berumur 70 tahun, perancang Perancis yang paling terkenal dengan barang-barang (tas) yang ia jual berbahan dari kulit. Tas tersebut dijual dengan merek yang sama dengan namanya, ‘Louis Vuitton’.

Post your comments on Facebook