Selain keberadaan hujan yang umum menghiasi hari imlek, beberapa makanan juga sangat umum kita jumpai di rumah kerabat atau sahabat yang merayakan hari raya ini. Kita semua mungkin sudah mengetahui menu-menu makanan khas Imlek tersebut, tapi tahukah kamu bahwa setiap jenis makanan yang disajikan tersebut memiliki makna? Yuk, cari tahu makna yang berada di balik setiap makanan tersebut.

Kue Keranjang

foto: Ist.

Kue besar berbentuk bulat dan berwarna coklat ini sudah pasti menjadi makanan khas Imlek yang sangat umum. Kue keranjang yang lengket dan manis ini memiliki makna penting dalam kaitannya dengan hari imlek. Kue ini memiliki arti tahun yang lebih sejahtera. Karena itulah kue keranjang selalu hadir dalam sajian Imlek. Kue keranjang yang disusun tinggi di atas piring atau mangkok berwarna merah melambangkan harapan agar setiap orang memiliki kehidupan yang manis dan menanjak di sepanjang tahun.

Jeruk

foto: Ist.

Buah jeruk adalah salah satu buah yang juga kerap hadir dalam perayaan Imlek. Jeruk yang utuh melambangkan rejeki yang berlimpah ruah, kemakmuran dan kesejahteraan yang selalu bertumbuh. Umumnya buah jeruk yang disajikan saat Imlek ini masih memiliki tangkai dan daunnya.

Mie Goreng

foto: Ist.

Hampir pada setiap acara adat yang dibuat oleh mereka yang keturunan Tionghoa selalu ada hidangan mie goreng. Makanan khas Imlek ini menjadi simbol dari umur yang panjang, kebahagiaan, serta rezeki yang berlimpah. Karena itu pula mie merupakan sajian yang selalu hadir pada acara-acara seperti ulang tahun, pernikahan dan tentu saja hari raya Imlek.

Telur

foto: Ist.

Sajian yang satu ini mungkin adalah yang paling khas dan tak pernah absen saat Imlek. Telur yang dimasak dengan cara direbus dengan kecap asin dan teh ini memiliki cita rasa unik. Rasanya mirip dengan telur pindang yang punya rasa manis dan gurih. Teh telur ini dipercaya akan mendatangkan kesuburan, loh.

Manisan

foto: Ist.

Manisan yang biasanya disajikan di atas nampan segi delapan juga menjadi makanan khas Imlek. Manisan ini dikenal sebagai “tray of happines”. Manisan segi delapan mengandung banyak makna tergantung dengan jenis yang disajikan. Contohnya manisan leci melambangkan keluarga yang kuat, dan biji teratai melambangkan kesuburan. Selain itu angka delapan juga menjadi angka keberuntungan karena bentuknya yang tidak terputus.

Jiaozi

foto: Ist.

Jiaozi yang bentuknya mirip dengan pangsit yang ada di dimsum ini biasanya disantap sebagai menu pembuka di jamuan makan keluarga. Jiaozi ini menyimpan makna dan harapan untuk mendatangkan kelimpahan rejeki dan kerukunan bagi keluarga.

Yu Sheng

foto: Ist.

Makanan khas Imlek yang penuh warna yang satu ini juga sarat makna dan pengharapan. Salad campuran sayur, buah, dan ikan yang disebut Yu Sheng ini dipercaya melambangkan keberuntungan di tahun baru. Cara makannya juga unik, seluruh anggota keluarga akan mengaduknya bersama-sama sambil diangkat tinggi-tinggi. Semakin tinggi sayur terangkat maka harapan akan terkabul dan keberuntungan akan berlipat-lipat di tahun baru.

Nah, sudah tahu kan makna dari makanan khas Imlek? Jadi yang mana nih yang akan kalian santap terlebih dulu?

Selamat Tahun Baru Imlek, semoga keberhakan dan keberuntungan selalu menyertai kita semua.

Post your comments on Facebook