Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini atau yang sering disingkat dengan NKCTHI merupakan buku terbaru karya Marchella FP yang sukses jadi incaran para generasi milenial. Buku terbitan POP yang juga merupakan bagian dari Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) ini memang tengah jadi buah bibir banyak orang, terutama para pecinta buku. Tak heran, jika stoknya selalu ludes terjual di toko buku kota-kota besar Indonesia.

Bagi Anda yang tidak tahu asal-usul dari NKCTHI pasti merasa singkatan tersebut sulit untuk diucapkan. Namun siapa sangka, buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini yang baru saja terbit pada 29 Oktober 2018 lalu ini mendapat respon luar biasa positif.

NKCTHI
Foto: Ist

Di balik setiap karya hebat, selalu ada cerita menarik di belakangnya. Dan hal itu berlaku pula untuk buku NKCTHI ini. Berikut kisah di balik suksesnya Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini yang mungkin akan membuat Anda tercengang.

Kisah lahirnya Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

Marchella FP, penulis buku berjudul Generasi 90an yang juga sempat menjadi salah satu buku terlaris itu mengatakan, NKCTHI bermula dari akun Instagram @nkcthi. Ia sengaja menciptakannya untuk sekadar mendengar keluh kesah dan curhatan para warganet. Namun siapa sangka, akun yang dibuat sejak Februari 2018 tersebut akhirnya viral dan telah diikuti lebih dari 825 ribu pengguna.

Sebagai penggagas NKCTHI, Marchella FP seringkali membuka topik dan sesi berdiskusi di Instagram. Ia mencoba menemani para warganet sebagai pendengar yang baik, tanpa menyalahkan mereka atas segala permasalahan yang menimpa. Karena menurutnya, banyak hal di dunia ini yang sebenarnya sederhana tapi malah dibuat rumit.

NKCTHI
Foto: Ist

Satu bulan pertama menjadi admin, wanita yang akrab disapa Chechel ini mengaku mampu menyelami perasaan para pengikut akun tersebut dengan memahami satu demi satu permasalahan mereka. Ia bahkan sempat menangis semalaman, karena menyadari bahwa permasalahan hidup orang lain begitu rumit. Namun, Chechel menjadikan itu semua sebagai motivasi untuk terus bersyukur atas segala yang ia miliki dan berhenti mengeluh.

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini dibuat selama 2 tahun

Buku NKCTHI ini berawal dari niat Marchella untuk menerbitkan buku dengan tema berbeda dari buku sebelumnya, Generasi 90an. Ia mengaku kesulitan dalam mendapatkan inspirasi dan ide, hingga akhirnya lahirlah NKCTHI setelah melalui riset mendalam selama dua tahun. Nanti Kita Cerita Tentang Hari ini termasuk kategori novel flash fiction yang dibuat berdasarkan kumpulan pengalaman banyak orang. Bahkan, sebagian menyebutnya sebagai buku self healing.

Buku ini bercerita tentang kisah Awan, seorang perempuan berusia 27 tahun yang takut lupa rasanya menjadi muda. Awan mengirim surat ke masa depan yang isinya ia peroleh dari banyak hal yang telah dihadapi selama ini. Ia mencoba menyederhanakannya menjadi pelajaran yang akan berguna bagi anaknya kelak.

Setiap kisahnya dituliskan secara mendalam dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, sehingga tak heran jika cerita dalam novel NKCTHI  ini dinilai sangat mengena dalam kehidupan.

NKCTHI
Foto: Ist

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini laris manis sejak masa pre-order

Popularitas NKCTHI nyatanya telah meroket, bahkan sejak sebelum bukunya terbit di pasaran. Tak heran, ketika masa pre-order resmi dibuka, buku ini pun langsung terjual habis hanya dalam hitungan menit. Tercatat, pre-order pertama terjual sebanyak 500 eksemplar hanya dalam waktu 2 menit saja. Disusul pre-order kedua sebanyak 4 ribu eksemplar dalam waktu kurang lebih 7 menit. Tak sampai di situ, pre-order ketiga mencapai seribu eksemplar yang terjual habis hanya dalam waktu semalam saja.

NKCTHI
Foto: Ist

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini tembus cetakan keenam

Tim penerbit mengaku kewalahan karena perhatian publik yang begitu besar terhadap buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini. Menyusul penjualan pre-ordernya, buku fisik NKCTHI yang dijual resmi sejak 27 Oktober 2018 lalu berhasil ludes dalam waktu singkat. Kabarnya, buku ini hanya memerlukan waktu 1 jam saja untuk terjual habis sebanyak 2 ribu eksemplar.

Dilansir dari laman www.gramedia.com, total rekapitulasi penjualan se-Pulau Jawa juga menunjukkan angka mencengangkan, yaitu lebih dari 5 ribu eksemplar terjual hanya dalam waktu 24 jam. Dan sekarang, buku NKCTHI telah memasuki cetakan keenam, lho!

NKCTHI
Foto: Ist

Playlist Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini di Spotify

Marchella FP secara khusus membuat sebuah playlist di Spotify dengan judul Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini untuk membangun emosi pembaca. Marchella memang merekomendasikan para pembaca untuk membaca buku NKCTHI sembari menikmati lagu di playlist tersebut yang berisikan lagu dari beberapa musisi Indonesia, seperti Hadapi dengan Senyuman milik Dewa, Kan Berlalu milik Chrisye, dan Rehat milik Kunto Aji.

NKCTHI
Foto: Ist

Tak heran jika hampir seluruh para pembaca NKCTHI meneteskan air mata saat mendengar sekaligus membaca buku tersebut.

Post your comments on Facebook