Popularitas drone semakin melesat. Sekarang sudah banyak orang yang memiliki drone untuk sekedar hobi dan keperluan lainnya. Bisnis pembuatan drone pun semakin meningkat dan menjadikan sang pembuatnya, Frank Wang Tao sebagai salah satu pria terkaya di Asia.

Culture | opinion
Foto : Ist

Majalah Forbes telah menobatkan Frank Wang Tao, sebagai miliyader termuda di industri teknologi dekade ini dengan kekayaan mencapai $3.2 Milyar. Dalam “100 Orang Terkaya di bidang teknologi saat ini”, Wang berada pada posisi urutan ke 76 di dalam daftar itu. Uniknya Wang masuk dalam daftar Forbes dalam usia yang relatif muda, 36 tahun.

Wang merupakan seorang CEO dan pendiri DJI (Dajiang Innovation Technology) sebuah perusahaan robotika swasta dan pembuat drone terkenal di dunia yang berbasis di Shenzen, Republik China. Forbes memperkirakan Wang memiliki sekitar 45% saham dari perusahaan yang didirikannya. Perusahaan ini awalnya ia dirikan tahun 2006 dari kamar asramanya di kampusnya yaitu Hongkong University of Technology.

Culture | opinion
Foto : Ist

Lelaki kelahiran tahun 1980 ini lahir di Provinsi Zheijang di bagian timur China. Kemudian Wang merantau ke Hongkong pada tahun 2003 utuk melanjutkan studi sarjananya sampai menyabet gelar master di  Hongkong University Of Technology sampai tahun 2005.

Bakatnya dalam bidang teknologi didukung penuh oleh kampus tempatnya menuntut ilmu. Pria berkaca mata ini kemudian didanai oleh kampusnya untuk memimpin riset pembuatan drone. Ini sesuai dengan ambisinya sejak usia 16 tahun pada perangkat terbang, sejak ia diberikan hadiah pesawat remote control oleh orangtuanya. Hampir setiap hari ia habiskan waktunya membaca buku mengenai informasi yang dengan terkait teknologi pesawat terbang dan perangkat terbang.

CUlture | opinion
Foto : Ist

Beberapa tahun kemudian ia ia pindah ke Shenzen untuk memulai bisnisnya bersama DJI. Tahun 2008, drone diperkenalkan ke ranah publik. Dan animo masyarakat dunia sangat antusias menyambut kehadiran pesawat tanpa awak ini. Drone dinyatakan sukses menarik minat publik sejak pada peluncuran pertamanya. Perusahaan DJI meraup omset sekitar $13.7 milyar dan menjadi salah satu perusahaan paling maju di dunia.

Culture | opinion
Foto : Ist 

Diperkirakan DJI yang menguasai hampir 70% pasar drone seluruh dunia dengan model andalannya, Phantom yang menjadi produk paling populer. Pada September tahun 2016 lalu, DJI meluncurkan model drone lebih mini, Mavic, sebuah drone yang bisa dilipat. Dengan pangsa pasar yang luas dan jaringan bisnis yang telah mengakar di berbagai negara, termasuk Indonesia, membuat DJI yang dipimpin Wang semakin mendominasi dan sulit di geser pabrik lain. Sehingga tidak heran setiap tahun pertambahan omset semakin meningkat tajam.

Post your comments on Facebook