Baru-baru ini terdengar kabar jika ada 3 orang meninggal dunia di Australia karena mengonsumsi Rockmelon Australia ini. Dua orang dari New South Wales dan satu lagi dari negara bagian Victoria. Bukan hanya itu, setidaknya ada 12 orang lain yang  jatuh sakit akibat rockmelon yang terkontaminasi bakteri Listeria. Menurut otoritas kesehatan Australia, kemungkinan akan mendapati lebih banyak lagi kasus yang dilaporkan terkait wabah ini.

Beauty | Healthy & fitnes
foto: ist

Bakteri Listeria dapat di temukan dalam tanah, tanaman, pakan ternak yang terbuat dari dedaunan hijau dan di fermentasi, dan air. Bakteri Listeria dapat mengontaminasi makanan dari proses produksi sampai siap untuk disajikan. Adapun makanan yang dapat terkontaminasi seperti, melon yang sudah diiris, makanan laut yang mentah, salmon asap, selada dingin, jamur mentah dan biji-bijian kecambah.

Mengingat akan adanya sinyal bahaya yang datang dari Australia, Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian, Banun Harpini menyatakan untuk berhati-hati dan melarang mengonsumsi Rockmelon Australia karena terkontaminasi bakteri Listeria. Setelah mendapat konfirmasi resmi dari pemerintah Australia, ia membenarkan melalui akun Twitter @Barantan_RI jika kabar tersebut benar adanya.

Beauty | Healthy & fitnes
foto: ist

Meskipun tidak ada importir Rockmelon secara langsung dari Australia ke Indonesia, menurut Banun kejadian warga Australia yang meninggal akibat paparan bakteri Listeria merupakan sinyal darurat bagi pemerintah Indonesia untuk melakukan tindakan antipasif terutama pada daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan singapura. Karena buah Rockmelon diekspor langsung ke dua negara tersebut. Yang rentan berisiko akan paparan bakteri Listeria ini adalah masyarakat Batam, pesisir Sumatera dan Kepulauan Riau, karena lalu lintas orang dari negeri seberang cukup intens di daerah ini, hingga berpeluang mengonsumsinya . Untuk itu pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada pada buah melon impor, hindari kontak langsung atau mengonsumsi melon Impor, hal ini berlaku hingga ada langkah pencegahan dan investigasi langsung dari pemerintah Australia.

Beauty | Healthy & fitnes
foto: ist

Adapun gejala saat terpapar Bakteri Listeria hampir sama dengan Flu biasa, biasanya gejala awal bermula demam dan sakit kepala, setelah beberapa waktu terkontaminasi. Selain itu dapat menyebabkan infeksi saluran darah dan otak, mual dan diare. Bakteri Listeria tidak akan menimbulkan penyakit jika orang tersebut memiliki kekebalan tubuh yang kuat, namun jika kekebalan tubuh orang yang terpapar bakteri listeria ini lemah, seperti bayi baru lahir, wanita hamil dan lansia bisa saja menyebabkan kematian.

Post your comments on Facebook