AditSastra / Wanita.me

Berkesempatan mewawancarai pria jebolan Indonesian Idol angkatan pertama tahun 2004 ini sungguh menyenangkan. Pria dengan pembawaan yang sederhana sekaligus bersahaja ini tidak sungkan berbagi cerita tentang pengalaman bermusiknya dengan wanita.me. Lucky Octavian yang ramah menemui kami selepas aktivitasnya berjogging yang rutin ia lakukan diwaktu senggangnya. Dari tempatnya yang tinggal di benhil Luckypun menemui kami disebuah mall yang berada di daerah sudirman ini dengan berjogging.

Lucky bercerita bahwa dengan rajin berolah raga seperti jogging ini merupakan caranya untuk menjaga badannya tetap fit sekaligus menjaga suaranya yaitu mengatur pernapasannya dengan cara rajin berolah raga, walaupun Lucky merasa tidak ada maintenance secara khusus dalam hal menjaga suaranya. Yang terpenting baginya adalah menjaga suaranya dengan porsi yang pas termasuk menjaga pola makan, pola istirahat dan rajin berlatih, meskipun sedang dikamar mandi sekalipun begitu ungkap Lucky kepada wanita.me. Saat ini selain sibuk berlatih Lucky juga tengah disibukkan dengan promo single duetnya bersama Maria Callista yang juga merupakan soundtrack salah satu film Indonesia.

Perjalanan karir bernyanyi seorang Lucky octavian, bisa dikatakan cukup berliku hingga akhirnya Lucky melewati banyak moment berharga dalam dunia Tarik suara ini. Ada dua moment paling bersejarah dalam perjalanan karir menyanyi saya, ungkapnya. Pertama, ketika di Indonesian idol ketika semua juri melakukan standing ovation untuk saya dan standing ovation berikutnya ketika waktu di Belanda saya bernyanyi tanpa menggunakan mic dikarenakan terjadi kesalahan teknis yang mengakibatkan mic tidak berfungsi sebagaimana layaknya, tapi show must go on. Bernyanyi tanpa mic pun dilakukannya, yang mengharukan lagi ketika seluruh undangan melakukan standing ovation untuknya, itu merupakan pengalaman berharga sekali, ungkap Lucky yang saat itu diundang bernyanyi dalam rangkaian event di Belanda.

Bagi Lucky dalam menjalani kiprahnya di dunia tarik suara bisa dikatakan bukan seumur jagung. Ia mulai bernyanyi sewaktu duduk di bangku Sekolah Dasar. Yang saat itu bakat bernyanyi Lucky malah disadari oleh gurunya. Sang gurupun selalu mensupport Lucky dengan menyertakan Lucky nyanyi diberbagai lomba, baik di tingkat kecamatan, kabupaten bahkan Kotamadya. Melihat bakat menyanyinya yang luar biasa besar, Lucky mulai mengikuti sekolah olah vocal di alm. Pranajaya Bina vokalia. Dari situ bakat bernyanyinya kian terasah dan rasa percaya diri Luckypun kian tumbuh, berbagai ajang lombapun Ia ikuti, hingga akhirnya saat ini Lucky sudah menelurkan beberapa album, dan terakhir sedang sibuk promo singlenya, ujar pria yang memiliki jenis suara bariton, tenor dan pop klasik ini.

Lucky yang dianugrahi talenta bernyanyi yang luar biasa ini, tidak serta merta menjadi sombong. Buat saya industry music terus berkembang selalu ada pendatang baru. Walaupun sepak terjang kita sudah banyak orang yang tau, bukan berarti kita berpuas diri. Malah kita harus menjaganya, yang harus saya syukuri adalah bahwa sampai saat ini saya masih bisa bekerja, bernyanyi dan menghibur dan memenuhi kebutuhan keluarga, dan tetap bersyukur mengucap alhamdulillah bahwa sampai saat ini saya masih bisa berkarya. Ketika kami tanya bagaimana Lucky menjaga performanya tetap maksimal diatas panggung, jawabannya jangan lupa untuk berdoa, dan menjaga kekompakan bersama team. Banyak minum air putih selebihnya biarkan semua mengalir diatas panggung setidaknya do the best for everything. Ujar Lucky yang diam-diam sedang asik merambah dunia MC ini. Sukses selalu Lucky.

Post your comments on Facebook