Anak adalah masalah depan keluarga dan negara. Jadi pantaslah kalau orangtua berjuang mencari nafkah demi pendidikan sang buah hati. Namun, tidak kita pungkiri bahwa biaya pendidikan dari waktu ke waktu akan terus naik. Sehingga hal inilah yang harus dipertimbangkan oleh para orangtua untuk sedini mungkin mempersiapkan masa depan anak.

family-family education
foto : ist

Menurut riset dan penelitian oleh ZAPFIN Research Division, ditemukan fakta bahwa rata-rata kenaikan biaya pendidikan di Indonesia hampir mencapai 15% per-tahun. Jika mengandalkan tabungan pendidikan yang biasanya hanya memberikan bunga sekitar 6% per tahun dari dana pokok. Maka tidak akan mampu mengejar kenaikan biaya pendidikan yang nilainya 2,5 kali lebih tinggi. Oleh sebab itu akan lebih baik jika dana pendidikan sudah dipersiapkan sejak si kecil dalam kandungan.

family-family education
foto : ist

Banyak orang yang bingung untuk mengalokasikan dana untuk biaya pendidikan anak. Karena zaman sekarang banyak agen yang memberikan janji palsu berupa keuntungan dengan bunga besar dan kemudahan fasilitas yang lainnya. Jika memang ingin mengalokasikan dana untuk kepentingan pendidikan anak maka pilihlah investasi atau tabungan yang aman dan dijamin oleh pemerintah.

Berikut pilihan yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan biaya pendidikan bagi anak:

  1. Asuransi pendidikan

Ada beberapa orang yang masih ragu dengan kegunaan asuransi untuk membantu mempersiapkan dana pendidikan. Memilih asuransi pendidikan yang cocok bisa dilakukan oleh ayah dan ibu sesuai dengan kriteria mereka. Jika pembayar premi meninggal maka dana asuransi akan tetap diberikan tanpa membayar premi lagi.  Asuransi juga memberikan manfaat proteksi diri. Karena alokasi sebagian untuk investasi maka bunga yang diberikan jauh lebih besar dari pada tabungan pendidikan yaitu berkisar 15% – 23% per tahunnya

family-family education
foto : ist
  1. Tabungan pendidikan

Menabung merupakan investasi yang paling mudah dilakukan dan dijamin oleh LPS. Namun, bunga yang didapatkan kecil berkisar 1%-2% dan dipotong pajak 15% hingga 20% tergantung dari saldo tabungan. Kalau hanya mengandalkan tabungan saja maka belum tentu cukup untuk digunakan untuk mempersiapkan pendidikan anak.

  1. Reksadana

Reksadana ini pengelolaannya dilakukan oleh perusahaan manajemen investasi. Dapat digunakan secara berkala sesuai dengan jangka waktu jenjang pendidikan tiap anak. Sehingga dapat digunakan melawan inflasi pendidikan yang tinggi, bisa dibeli kapan saja, dan dicairkan sesuai ketentuan yang berlaku.

  1. Properti

Hasil dari investasi ini sangat besar cocok untuk jangka waktu menengah sampai panjang. Namun perlu dipikirkan bahwa menjual properti tidak bisa dilakukan dengan cepat. Sehingga untuk keperluan yang mendadak mungkin investasi model ini kurang cocok.

family-family education
foto : ist
  1. Deposito

Hampir sama dengan menabung di bank tetapi deposito menawarkan bunga yang lebih besar yaitu sekitar 5% per tahun. Hanya saja ada minimal dana yang bisa didepositokan, selain itu investasi ini kurang cocok untuk keperluan jangka pendek.

Jadi bagaimanapun pilihan investasi untuk biaya pendidikan orangtua harus mempertimbangkannya dengan cermat, menyesuaikan budget yang tersedia. Kalau Anda tertarik mempersiapkan biaya pendidikan seperti apa?

Post your comments on Facebook