Bulan Mei telah datang ini sebuah pertanda bahwa peringatan hari akan kemajuan bangsa bakal diperingati. Tanggal 2 Mei adalah hari kelahiran Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan Indonesia yang telah mendedikasikan hidupnya demi kemajuan bangsa. Sebagai tanda penghormatan terhadap perjuangan dan jasanya maka pada tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas.

culture : event
foto : ist

Setiap tahun Hardiknas selalu diperingati dengan berbagai kegiatan ataupun festival pendidikan. Pemerintah Indonesia selalu berharap bahwa setiap rakyatnya dapat merasakan pendidikan agar kehidupannya semakin baik. Pada setiap peringatannya akan selalu ada pesan pendidikan yang menjadi fokus dan misi pendidikan berikutnya. Seperti kata Presiden RI, Bapak Joko Widodo dalam peringatan hari ulang tahun Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGRI) ke-72, jika ingin meningkatkan pendidikan maka tingkatkan juga mutu tenaga pendidiknya. Peningkatan mutu guru sendiri harus dibarengi dengan kebaikan kesejahteraan yang tentu harus disesuaikan dengan kemampuan negara. Agar pendidikan dapat berjalan sebagaimana mestinya dan meminimalisirkan hal-hal tidak diinginkan.

culture : event
foto : ist

Ki Hadjar Dewantara sendiri berpesan bahwa anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri, pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat Itu. Sejak awal beliau sudah memetakan faktor minus dalam pendidikan Indonesia. Menurutnya, kelemahan utama sistem pendidikan Indonesia adalah masih terpakunya materi pelajaran dengan ujian. Pada buku 60 tahun Taman Siswa dituliskan bahwa Anak-anak dan pemuda-pemuda kita sukar dapat belajar dengan tentram, karena dikejar-kejar oleh ujian-ujian yang sangat keras dalam tuntutan-tuntutannya.

Namun, ada pesan sekaligus semboyan yang akan selalu dikenang yaitu: Tut Wuri Handayani, Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madyo Mangun Karso. Ing Ngarso Sung Tulodo artinya menjadi seorang pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan. Ing Madyo Mbangun Karso, seseorang ditengah kesibukannya harus juga mampu membangkitkan atau menggugah semangat. Tut Wuri Handayani, seseorang harus memberikan dorongan moral dan semangat kerja dari belakang. Semboyan ini menjadi pegangan bagi pendidik dan berlangsungnya pendidikan di Indonesia ini.

culture : event
foto : ist

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengajak semua pelaku pendidikan untuk muhasabah, introspeksi diri guna menguatkan dan memajukan pendidikan juga kebudayaan. Semoga masyarakat di daerah tertinggal pun segera bisa merasakan bersekolah di sekolah yang memadai dan menyenangkan. Selamat Hardiknas 2018.

Post your comments on Facebook