Keju merupakan salah satu produk olahan susu yang telah melalui proses koagulasi panjang, sehingga memiliki cita rasa yang unik dan lezat. Tak heran, jika keju menjadi bahan makanan yang sangat populer di dunia. Berdasarkan pengolahan dan rasa yang dihasilkan, keju terbagi lebih dari 2000 jenis di seluruh dunia. Negara yang memiliki kualitas keju terbaik adalah Selandia Baru dan Italia.

Bila Anda termasuk pecinta kuliner, pasti sudah tidak asing lagi dengan salah satu jenis keju yang paling lezat dan diminati, yaitu keju mozarella. Olahan keju satu ini begitu digemari, karena apapun makanannya, mampu memberikan sensasi lumer yang lezat dan gurih di mulut.

Living | food
Foto : Ist

Di balik nikmatnya keju mozarella, ada beberapa rahasia unik yang ternyata tak banyak diketahui. Salah satunya adalah asal-usul nama mozarella sendiri. Nama ini diambil dari proses pembuatannya yang sudah terjadi sejak 500 tahun lalu di Campania, Italia. Kata mozze berarti memotong, sedangkan rella berarti alang-alang. Secara harfiah, keju ini memang terbuat dari susu yang telah difermentasi, kemudian dipotong berbentuk bulat dengan menggunakan alang-alang.

Cita rasa awal mozzarela yang unik dan lezat, ternyata berasal dari susu kerbau yang dianggap memiliki kandungan protein serta lemak yang lebih tinggi daripada susu sapi. Satu ton susu sapi dapat menghasilkan 24 kilogram mozzarella, sedangkan susu kerbau hanya menghasilkan 13 kilogram saja. Meskipun pada akhirnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kian tinggi, keju mozzarella pun mulai dibuat dengan susu sapi.

Living | food
Foto : Ist

Mozzarella merupakan salah satu varian keju yang terbagi lagi menjadi 12 jenis, sesuai bentuk dan pengolahannya. Adapun jenis-jenis tersebut di antaranya adalah mozzarela di bufala, fresh mozzarella, burrata, mozzarella curd, ovoline, perline, bocconcini, stracciatella, shedded, scamorza, smoked, dan string.

Living | food
Foto : Ist

Terkadang, kita sering disuguhi iklan keju mozzarella yang rendah lemak, padahal sangat mustahil untuk memproduksi sesuatu rendah lemak dari bahan dasar susu, apalagi dari kerbau maupun sapi. Namun, Anda tak perlu khawatir. Meski memiliki kalori tinggi, asalkan konsumsinya tidak berlebihan, maka keju mozzarella pun tetap aman untuk dikonsumsi sebagai nutrisi tambahan tubuh. Apalagi, mozzarela kaya akan kalsium yang baik untuk proses pertumbuhan. Satu ons mozzarella mengandung lebih dari 183 miligram kalsium, pepton, dan asam amino yang bisa mencegah kenaikan asam lambung pada penderita maag. Tapi jangan sekali-kali menyimpan keju mozzarella di dalam kulkas, ya, karena suhu drastis justru dapat merusak teksturnya. Baiknya, mozzarella disimpan dalam suhu ruang berkisar 18 derajat celcius.

Post your comments on Facebook