Tubuh juga perlu makanan yang berkualitas. Dalam hal ini bukan tentang harga yang menentukan kualitasnya, atau dari mana makanan itu datang. Tapi tentang kandungan gizinya, seperti vitamin dan mineral, serta antioksidannya. Makanan yang penuh gizi akan menjaga otak dan tubuh kita dari penyakit dan radikal bebas.

Makanan rendah gizi atau yang sering kita kenal sebagai junk food, memang sering dikaitkan dengan kesehatan tubuh. Ternyata, menurut penelitian yang baru-baru ini dilakukan, junk food juga berpengaruh pada peningkatan depresi. Setelah meneliti  puluhan studi kasus yang berhubungan dengan diet dan depresi, para peneliti dari Australia, Inggris dan Spanyol menemukan hasil penelitian ini.

Beauty | Healthy & fitnes
Foto : Ist

Dr. Camille Lassale penulis utama penelitian ini, yang dikutip dari The Guardian, mengungkapkan bahwa pola makan yang pro-inflamasi bisa memicu peradangan sistemik, dan ini dapat meningkatkan resiko depresi.

Makanan yang dikategorikan dalam golongan junk food, tidak memiliki gizi yang baik, dan cenderung mempunyai banyak lemak.

Hormon di dalam tubuh yang tugasnya mengatur suasana hati, suhu tubuh, nafsu makan dan tidur, diproduksi di saluran pencernaan yang terhubung dengan jutaan sel saraf. Hormon ini disebut serotonin. Hormon ini jugalah yang mempengaruhi mood seseorang. Makan makanan yang dikategorikan sebagai junk food, selain menambah lemak, juga membuat suasana hati kurang baik, jadi seseorang akan mudah menjadi stres.

Makanan junk food selain memiliki tinggi lemak, cara mengolahnya pun dengan suhu tinggi. Makanan seperti ini tidak mengandung probiotik, yang sangat berguna bagi tubuh untuk membantu proses pencernaan.

Beauty | Healthy & Fitnes
Foto : Ist

Seperti yang sudah diketahui, probiotik meningkatkan hormon serotonin, atau yang sering disebut dengan hormon “bahagia”. Jadi, kalau kekurangan hormon itu, seseorang akan berkurang rasa bahagianya. Penelitian telah membuktikan, bahwa kelompok yang mengonsumsi junk food akan meningkat stresnya lebih tinggi sebesar 25-35% jika dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengonsumsi junk food.

Beberapa masalah yang dapat ditimbulkan ketika mengonsumsi junk food adalah: mudah depresi, obesitas, beresiko terkena penyakit jantung, ginjal, mudah lelah, dan pencernaan yang bermasalah.

Kesehatan tubuh ada di tangan anda. Makanan yang masuk ke dalam tubuh berpengaruh besar pada kesehatan. Jadi, masih ingin mengonsumsi junk food?

Post your comments on Facebook