Pakar kesehatan merekomendasikan kaum hawa melepas bra-nya pada waktu tidur. Bra berguna membentuk payudara agar tetap dalam posisi yang proposional dan sangat berhubungan dengan etika kesopanan. Fungsi lain bra yang dipakai wanita cenderung memberikan tekanan yang cukup baik untuk payudara itu sendiri maupun untuk bahu dan bagian dada. Dengan melepas bra saat tidur, maka dapat memberikan waktu bagi payudara, bahu dan dada untuk beristirahat dan terbebas dari tekanan. Lantas, apa yang akan terjadi jika wanita tidur tetap mengenakan bra?

Wanita yang tidur dengan melepas bra dan memakai pakaian yang longgar, selain memberikan kesempatan bagi beberapa anggota tubuh untuk beristirahat juga bisa memperlancar proses perbaikan dan detoksifikasi atau penetralan racun yang ada pada tubuh. Saat tidur, aliran getah bening yang mendetoksifikasi racun pada payudara akan bekerja lebih baik jika tidak ada yang menghambatnya. Hal ini akan menjaga payudara agar tetap dalam kondisi sehat. Dengan kata lain, melepas bra pada saat tidur akan memberikan kesempatan sistem kekebalan tubuh untuk menjadi lebih baik.

Family | family education
Foto : Ist

Bra di desain untuk menopang payudara agar lebih membentuk sehingga cenderung memberikan tekanan yang kencang pada tubuh. Jika tetap memakainya saat sedang tidur maka tubuh akan tetap tertekan dan membuat tidur menjadi gelisah. Hal ini akan berakibat insomnia karena tubuh kurang rileks dan mengalami gangguan pada pernapasan.

Selain itu bra yang dipakai saat tidur juga membuat keringat pada kulit yang tertahan pada bra. Kondisi ini bisa memicu gatal-gatal pada payudara, bahkan bisa menyebabkan iritasi kulit. Wanita yang memakai bra saat tidur memiliki resiko jauh lebih tinggi terkena kanker payudara. Untuk menghindari resiko ini, wanita dianjurkan untuk memakai bra kurang dari 12 jam dalam satu hari.

Family | family education
Foto : Ist

Bahaya lain yang sering terjadi jika memakai bra saat tidur berupa gangguan masitis atau gangguan pada kelenjar susu. Penekanan yang kuat pada payudara akan menghambat peredaran darah. Kondisi ini akan menyebabkan peradangan dan muncul benjolan tak beraturan pada payudara bagian bawah.

Pemakaian bra saat tidur dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan jejak pada permukaan kulit. Pada akhirnya jejak secara konsisten akan membentuk lebam yang tidak sakit. Sehingga bra yang sangat ketat sangat mudah membuat permukaan kulit mengalami penghitaman atau perubahan pigmentasi.

Resiko lain juga bisa terjadi saat memakai bra yang tidak sesuai dengan ukuran atau tidak sesuai dengan bentuk payudara. Pemakaian bra yang terlalu ketat dapat mengganggu kinerja organ internal limfa sehingga kehilangan kemampuan memproduksi kelenjar getah bening secara normal.

Wanita yang berusia di atas 40 tahun juga bisa mengalami gangguan jantung. Peredaran darah yang tidak lancar pada payudara dapat mempengaruhi kinerja jantung secara bertahap. Memakai bra yang ketat juga dapat menghambat masuknya oksigen melalui rongga hidung. Oksigen yang masuk tidak akan normal dan lancar sehingga bisa memicu seseorang mengalami gangguan sistem pernapasan.

Family | family Education
Foto : Ist

Pemakaian bra yang ketat dan berkawat juga mampu membuat wanita merasakan tekanan pada pikiran dan hal ini sangat mengganggu. Kondisi tersebut berhubungan dengan aliran darah yang tidak lancar sehingga membuat tubuh menjadi pegal, nyeri dan dada menjadi berat. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan seseorang mengalami depresi.

Setelah mengetahui akibat buruk memakai bra saat tidur, akan lebih baik jika bra dilepas sehingga peredaran darah di sekitar dada tetap stabil dan terhindar dari gangguan kesehatan yang lain. Selain itu, tidur tanpa memakai bra cenderung membuat tubuh menjadi lebih santai.

Post your comments on Facebook