Hidup tak selamanya berjalan seperti yang kita inginkan. Semua yang dijalani kadang tak sesuai dengan ekspektasi. Tak selamanya hal-hal manis akan kita dapatkan, karena pada kenyataannya justru kita juga harus menghadapi pahitnya realita untuk mengetahui ilmu kehidupan yang sesungguhnya. Hidup ini layaknya seperti dua sisi mata uang, misalnya kejahatan dan kebaikan, tulus dan pamrih serta segala sisi kehidupan lainnya. Lantas, bagaimana ketika kita berbuat baik tetapi mendapat balasan kejahatan?

  

Air susu dibalas air tuba, peribahasa ini sudah tidak asing bagi kita. Niat hati tulus ingin menolong seseorang. Namun, kebaikan kita sering mendapat balasan yang tak sesuai seperti yang diharapkan bahkan menimbulkan fitnah, pengkhianatan dan hujatan. Pasti semua orang di dunia ini pernah mengalami hal tersebut, bisa jadi kamu salah satunya. Tak perlu galau, benci, dan marah jika niat baikmu tak disambut. Dengan melakukan 5 hal ini kamu akan tetap optimis  ketika kebaikanmu dibalas dengan kejahatan.

1. Anggaplah sebagai ujian

Apapun bisa terjadi dalam kehidupan ini seperti niat  baik kita yang dibalas dengan kejahatan adalah hal yang lumrah terjadi. Tak perlu lama-lama bersedih dan kecewa. Anggaplah ini adalah ujian dalam hidupmu. Tak perlu menyimpan dendam karena hanya akan menghancurkanmu secara perlahan. Tetaplah sabar dan yakin jika dibalik semua itu ada Tuhan yang menyayangimu. Anggap juga ujian ini sebagai pendewasaan diri dalam menghadapi hidup selanjutnya. Tetaplah tenang dalam mengambil sikap meski hatimu sedang panas. Tak perlu membalas kejahatan orang lain, jika gegabah malah akan merugikanmu sendiri.

 

Kebaikan dibalas kejahatan
Foto: Ist

2. Yakin jika berbuat kebaikan bisa menolong diri sendiri

Tuhan sudah menuliskan ketentuan bagi setiap orang perihal jalan hidup yang akan ia temui dalam kehidupan ini. Saat kamu membantu orang lain keluar dari kesulitan, maka sesungguhnya kamu sedang menolong diri sendiri. Kita sendiri tak tahu kapan musibah akan menimpa. Saat itulah Tuhan mengirimkan seseorang untuk menolong sebagai kebaikanmu di waktu lalu.  Intinya berbuat baik sebanyak – banyaknya selagi mampu.

 

Kebaikan dibalas kejahatan
Foto: Ist

3. Tetap berbuat baik

Jangan hanya karena kebaikanmu disia-siakan orang lantas membuatmu enggan berbuat baik. Jangan menyesal dan merasa bodoh telah berbuat baik, cukup lupakan saja orang yang melukaimu walau hatimu  sakit. Dengan begitu, hatimu tak menanggung perasaan negatif terhadap seseorang. Tetaplah tulus dalam menolong orang karena Tuhan tidak tidur. Yakinlah apa yang kamu tabur akan kamu tuai seperti kata Merry Riana. Dengan tetap berbuat baik apalagi pada orang jahat, suatu hari orang tersebut akan luluh dan merasa bersalah sendiri.

 

Kebaikan dibalas kejahatan
Foto: Ist

4. Move On

Wake up, girls! Menangis dan galau boleh asal jangan terus menerus karena membuat dirimu tersiksa. Cari tahu penyebab seseorang yang kamu tolong malah menyakitimu. Bisa jadi kamu berbuat kesalahan di masa lalu yang sulit dimaafkan. Segera bicarakan agar bisa tuntas.

 

Kebaikan dibalas kejahatan
Foto: Ist

5. Bahagia

Percayalah jika satu saja kebaikan yang kamu lakukan, maka akan mendatangkan berlipat kebahagiaan. Kamu juga akan disegani orang-orang karena kebaikanmu.

 

Kebaikan dibalas kejahatan
Foto: Ist

Dengan melakukan beberapa hal di atas, kamu akan merasa hidup ini lebih berharga. Percayalah, jangan pernah sekalipun kita menyimpan dendam akan perilaku orang lain terhadap diri kita. Ingat selalu ilmu tanam-tuai, karena pada akhirnya semua akan menerima pembalasan yang setimpal. Tetaplah menjadi pribadi yang pemaaf dan tatap masa depan dengan kebahagiaan.

Post your comments on Facebook