Sebentar lagi umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Hari Raya Idul Adha diiringi dengan ibadah kurban. Bagi umat muslim di penjuru dunia yang mampu melakukan akan menyembelih hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha atau sepanjang tiga hari setelahnya yang juga dikenal dengan Hari Tasyrik. Di Indonesia sendiri hewan yang biasa dikurbankan yaitu sapi, kambing/domba. Salah satu faktor penting dalam ibadah kurban ialah memberikan kurban terbaik. Hewan yang kita kurbankan harus dalam kondisi yang sehat dan kuat. Hal ini semata-mata untuk menunjukkan kesungguhan kita sebagai umat Islam dalam berkurban.

Culture | opinion
Foto : Ist

Jika tahun ini Anda ingin berkurban, maka pastikan terlebih dahulu kondisi hewan yang akan dijadikan kurban. Pilihlah yang sehat dan berkualitas baik. Berikut ini akan dipaparkan tips sederhana memilih hewan kurban sapi:

Hewan kurban tersebut cukup umurnya. Hewan kurban yang termasuk cukup umurnya:

Sapi dan kerbau berusia kurang lebih  2 tahun. Sementara untuk domba dan kambing berumur sekirat 12-18 bulan.

Cara mengetahui usia hewan, bisa dideteksi dengan giginya. Bila dua buah giginya telah tanggal maka dinyatakan hewan tersebut sudah cukup umur. Ini berlaku pada sapi, kerbau, kambing dan domba.

Memilih hewan kurban yang sehat. Hewan kurban mestilah hewna yang sehat. Berikut beberapa ciri-ciri fisik hewan yang sehat untuk berkurban ialah :

Culture | Opinion
Foto : Ist
  1. Bila pergerakannya aktif, lincah, kuat, bersemangat, tidak pincang, tidak gelisah, dan selera makannya bagus serta saat didekati, itu berarti hewannya sehat.
  2. Bulunya halus, mengkilap, tidak rontok, tidak mengalami kebotakan, tidak berdiri, tidak mengalami perubahan warna, tidak dihinggapi parasit.
  3. Matanya bersinarn dan jernih, terbuka penuh, pipil bereaksi cepat, tidak keluar air, tidak berwarna merah, dan selaput lendir kelopak mata bagian dalam berwarna merah terang.
  4. Bentuk tubuhnya standar. Misalnya, tulang punggungnya rata, tanduknya seimbang, keempat kakinya simetris dan tubuhnya ideal. Dengan kata lain ukuran salah satu tubuhnya tidak ada yang terlalu besar atau terlalu kecil.
  5. Perhatikan juga mulutnya. Cermati bagian mulutnya, bila ada air liur yang terlalu banyak, atau sariawan.
  6. Lihat juga hidungnya. Kondisi hidungnya bersih, tidak ada lendir yang berwarna merah terang.
  7. Celah kukunya bersih, tidak ada bekas peradangan dan luka.

Utamakan jenis kelamin hewan yang jantan. Karena hewan betina ada masanya hamil maka dikhawatirkan akan menganggu kelestarian hewan ternak. Selain itu dari segi kualitas, lebih baik sapi jantan dan kualitas daginnya jauh lebih bagus.

Post your comments on Facebook