Film Indonesia sepertinya semakin bangun dari tidur panjangnya. Kini makin banyak film berkualitas muncul dari tangan para sineas-sineas berbakat di tanah air. Salah satunya film Sekala Niskala atau nama lainnya The Seen and Unseen yang telah menang beragam penghargaan festival film di luar negeri.

culture-movies
Foto : Ist.

Film yang disutradarai oleh Kamila Andini ini mengambil latar kebudayaan Bali. Film berbahasa Bali ini diperankan oleh para seniman Bali seperti Ayu Laksmi, I Ketut Rina, Happy Salma dan dua bintang baru, Thaly Kasih dan Gus Sena. Rupanya proses yang panjang dari penulisan naskah dari tahun 2011 membawa sebuah berkah terhadap cerita Sekala Niskala. Sehingga saat diangkat ke layar lebar pesan dan tata sinemanya bisa digarap dengan begitu manis.

culture-movies
Foto : Ist.

Sekala dan Niskala telah menyabet beragam penghargaan sebagai film terbaik karya anak bangsa. Film ini telah meraih sejumlah penghargaan, di antaranya dari Tokyo Filmex 2017, serta Best Youth Film di ajang Asia Pasific Screen Award, Film Terbaik Jogja-Netpac Asian Film Festival dan yang terbaru adalah berhasil memenangkan Grand Prize kategori Generation Kplus International Jury di festival film internasional Berlinale di Berlin, Jerman.

culture-movies
Foto : Ist.

Festival Film Berlin atau lebih dikenal sebagai Berlinale diselenggarakan setiap tahunnya sejak tahun 1951. Kurang lebih ada 400an film yang dalam berbagai kategori di antaranya yaitu Competition, Generation, Panorama dan Berlinale Short. Di Berlinale 2018, Indonesia meraih the best film dan ini pertama kalinya film panjang anak bangsa berhasil mendapatkan penghargaan di ajang bergengsi ini.

culture-movies
Foto : Ist.

Film yang di produksi oleh Treewater Productions, Fourcolours Films ini merupakan film drama misteri berdurasi 86 menit. Film kedua karya Kamila Andini tersebut berkisah tentang kekerabatan yang erat antara Tantri dan Tantra, anak kembar yang lahir dan tinggal di sebuah pedesaan di Bali. Di mana Tantra tiba-tiba mengalami penyakit lumpuh otak yang membuat kesehatannya semakin melemah. Bahkan hal ini bisa menyebabkan kematian baginya. Tantri yang sedih karena saudaranya sakit merasa kehilangan. Sehingga saat malam datang seakan Tantra datang dan membawanya dalam tarian bersama bulan purnama. Namun, saat pagi datang sebuah kenyataan yang membuatnya sedih hadir, bahwa Tantra masih terbaring di rumah sakit.

Sekala Niskala atau yang berarti yang terlihat dan tak terlihat, akan ditayangkan tanggal 8 Maret 2018 di seluruh bioskop di tanah air. Tertarik melihat film yang mengangkat kearifan lokal budaya di Indonesia?

Post your comments on Facebook