Teman merupakan sosok di sekitar kita yang membantu kita tumbuh dan berkembang dalam menjalani keseharian. Teman bisa dari kalangan mana pun, tapi teman baik atau sahabat tentunya tak bisa sembarangan karena tidak semua orang bisa cocok dengan kepribadian kita.

Banyak orang yang mendefinisikan sahabat sebagai kado terindah dari Tuhan. Jadi, tak heran jika persepsi sosial menyatakan sahabat kita adalah cerminan diri kita sendiri. Bahkan menurut penelitian, pertemanan bisa memengaruhi kesehatan diri kita secara langsung, lho! Hmm, kok bisa ya?

1.   Gaya hidup yang sama

Persahabatan Memengaruhi Kesehatan
Foto: Ist

Ke mana pun dan di mana pun bersama dengan sahabat, tak heran jika gaya hidupnya pun sama seperti gaya hidupmu. Secara tidak langsung, kalian akan saling memberikan pengaruh satu sama lain. Jika temanmu suka merokok, mabuk-mabukan, mengonsumsi obat-obatan terlarang, dan pergaulannya tidak sehat, maka cepat atau lambat kamu juga bisa ikut terpengaruh dalam gaya hidup tersebut.

Lain halnya jika sahabatmu senang berolahraga, mengikuti beragam kegiatan positif, dan peduli dengan kesehatan maka kamu juga akan terpengaruh olehnya. Tidak salah jika kamu harus benar-benar pandai mencari sahabat, karena itu sangat berpengaruh dalam hidupmu.

2.   Sahabat membantu hidup lebih positif dan bijak

Persahabatan Memengaruhi Kesehatan
Foto: Ist

Ketika kamu menjalin persahabatan dengan seseorang yang memiliki minat sama, maka kamu telah menciptakan peluang untuk tumbuh, belajar, dan berkembang. Kalian bisa saling berbagi, belajar, dan juga memperbaiki diri.

Sahabat juga sosok yang tepat sebagai salah satu pengingat ketika kita lupa. Terkadang, kita bisa lebih menerima masukan dari sahabat ketimbang dari keluarga terdekat. Hal tersebut terjadi karena kita merasa lebih nyaman dan merasa sahabat kita lebih paham dan mengerti posisi kita karena seumur, serta berada di lingkungan yang sama.

3.   Persahabatan membantu hidup lebih lama

Persahabatan Memengaruhi Kesehatan
Foto: Ist

Para ahli membuktikan dengan cukup jelas, bahwa masa hidup, rentang kesehatan, dan berapa lama seseorang menjaga kesehatannya disebabkan oleh banyak pilihan gaya hidup yang jelas seperti olahraga, mengonsumsi makanan sehat, dan menghindari rokok serta obat-obatan terlarang. Selain itu, ikatan sosial yang kuat meningkatkan umur sebanyak 22%, lho!

Kesimpulannya, memiliki sedikit teman atau tanpa teman itu lebih berisiko bagi kesehatan dan masa hidup seseorang yang akibatnya sama seperti mengisap 15 batang rokok per hari.

Post your comments on Facebook