Apa Anda selalu merasakan, gaji bulan ini selalu minus sebelum akhir bulan? Akibatnya, Anda harus “mengais-ngais” sisa saldo pada rekening Anda. Terkadang, Anda sudah merencanakan untuk keuangan yang akan Anda keluarkan pada bulan ini di bulan sebelumnya, tetapi terkadang selalu merasakan besar pasak daripada tiang. Dan Anda selalu berfikir bahwa sulit sekali untuk mengatur rencana keuangan sementara teman Anda masih dapat menabung setiap bulannya?

rencana keuangan | Shop Style
Foto: Ist

Perencana keuangan yang juga penulis buku Financial Freedom: Seven Secrets to Reduce Financial Worry, Ray Linder, mengungkapkan bahwa, kemahiran seseorang dalam mengatur keuangan dipengaruhi oleh kepribadiannya. Linder membagi 4 tipe kepribadian dalam mengelola keuangan, yaitu Protectors, Planners, Pleasers, dan Player.

Dari 4 tipe kepribadian tersebut, makahan yang termasuk tipe kepribadian Anda? Wanita.me telah mernagkumnya dalam artikel ini.

1. Protectors (Si Penjaga)

Jumlah orang bertipe Protector adalah 38 persen dari seluruh populasi. Orang dengan tipe kepribadian seorang Protector akan sangat konservatif menjaga uanganya. Mereka juga sangat memikirkan masa depan mereka. Dan jika suka mengetahui kualitas suatu barang, tipe Protector selalu berbelanja pada took dan merek yang sama. Mereka tipikal orang yang sangat berhati-hati saat merencanakan pemasukan dan pengeluaran. Sepintas memang terkesan ideal dalam mengatur keuangan, tetapi sebenarnya tidak. Mereka cenderung bersikap ekstirm mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dibeli. Mereka sulut melepaskan imajinasi akan masa depan yang sempurna. Ini akan membuat mereka jadi sulit untuk sedikit menikmati kehidupan sekarang, termasuk menjadwalkan liburan.
Saking hematnya, seringkali tipe Protector dianggap sebagai orang yang pelit. Ini menunjukkan, sikap over protected terhadap keuangan juga akan menimbulkan masalah, yang bisa mengancam kehidupan perkawinan. Mereka cenderung mengalami kesukitan dalam mengantisipasi perubahan, dan kadang membuat keputusan yang salah pada saat-saat seperti itu.

2. Planners (Si Perencana)

Karakteristik orang-orang ini hampir mirip dengan karakter Protector. Pebedaannya, orang dengan karakteristik ini cenderung melakukan investasi jangka panjang, dan mereka lebih mampu mengambil risiko dengan kemungkinan-kemungkinan yang ada. Tetapi, Linder mengungkapkan tipe Planners yang jumlahnya 12 persen dari seluruh populasi ini juga mempunyai kelemahan. Salah satunya adalah terlalu berpaku pada perencanaan keuangan jangka panjang, dan ingin tahu secara mendetail apa yang bisa ia dapatkan setiap hari. Ia begitu fokus pada masa depan sehingga cenderung melewatkan peluang yang bisa didapatkan hari ini. Tidak ada salahnya, jika si Planners ini membuat investasi jangka panjang, dan membuat tabungan lain untuk menyimpan uang “hura-hura”.

3. Pleasers (Si Pencari Kesenangan)

Orang-orang ini memiliki karakteristik gemar berbelanja dan menikmati hidup. Cara mereka menghabiskan uang adalah dengan cara mengekspresikan identitas mereka. Karakter seperti ini sebenarnya mendekati pola hidup yang menyenangkan. Apalagi orang-orang berkarakter ini tidak hanya memikirkan diri sendiri, tapi juga memerhatikan kebutuhan orang lain. Tidak salah jika mereka disebut sebagai golongan orang yang peduli.
Sayangnya, seringkali mereka berbelanja tanpa perhitungan dan cenderung boros. Selain itu, sifat mereka yang suka menyenangkan orang lain akan dimanfaatkan oleh orang-ornag di sekitar mereka. Karena sifatnya yang peduli ini mereka akan menempatkan kebutuhan orang lain disbanding kebutuhan sendiri. Menurut Linder, tipe Pleasers yang suka bersenang-senang karena merasa diri punya uang harus lebih rutin menabung dan menghitung pengeluaran.

4. Players (Si Pemain)

Karakteristik ini ditandai dengan kecenderungan menjadi orang yang komplusif dan tidak berpikir jangka panjang. Dalam mengatur keuangan mereka cenderung berani mengambil risiko. Mereka tidak khawatir saat harus berinvestasi jangka panjang, sekalipun sering gagal. Mereka memang lebih memikirkan kesenangan saat harus “bermain” dengan uang mereka. Tidak salah memang mengambil risiko dengan berinvestasi dan mengatur rencana keuangan. Hanya saja jangan terlalu sering bermain-main. Anda juga harus serius saat merencanakan keuangan agar lebih terkontrol.

Setelah membaca artikel diatas, manakah yang menjadi tipe kepribadian Anda dalam mengelola keuangan? Dari setiap 4 tipe diatas mempunyai kelebihan dan kekurangannya, tinggal Anda bersama keluarga lah yang mengatur kembali untuk keuangan Anda.

Post your comments on Facebook