Dalam definisinya, infeksi merupakan proses multiplikasi dan invasi beragam mikroorganisme (bakteri, virus, jamur dan parasit) ke dalam tubuh. Cara mereka menginvasi tubuh ialah melalui kontak yang bersifat langsung maupun tidak langsung. Kontak langsung umumnya melalui kontak fisik seperti bersin, gigitan, cakaran, kutu hingga kontak seksual. Sementara kontak tidak langsung biasanya disebabkan oleh mediator atau pembawa mikroorganisme seperti nyamuk atau kontaminasi melalui air dan makanan.

Bagi orang yang daya tahan tubuhnya lemah, infeksi sangatlah mudah terjadi. Mudah tertular flu atau bahkan mudah terserang flu setiap kondisi lelah merupakan ciri-ciri rentannya tubuh terhadap serangan infeksi. Infeksi tidak boleh dianggap sepele karena dapat bereskalasi secara cepat hingga membutuhkan perawatan khusus di rumah sakit. Untuk itu, WANITA.me kali ini akan mengulas beberapa tips keseharian yang mampu mencegah penularan infeksi. Tips ini dirangkum dan disarikan dari berbagai sumber.

Rajin Mencuci Tangan

Tangan merupakan medium kontak tubuh yang paling sering terpapar beragam mikroorganisme dalam keseharian. Tidak mungkin juga untuk setiap detiknya mengingat (atau bahkan mencatat) segala macam benda dan objek yang disentuh oleh tangan dalam serangkaian kegiatan sehari-hari. Pada tahun 2012, Kementerian Kesehatan RI menerbitkan artikel mengenai pentingnya CTPS (cuci tangan pakai sabun). Dalam data yang disertakan dalam artikelnya, CTPS telah terbukti mampu mengurangi infeksi diare, saluran pernafasan, mata dan kulit.

Beauty | healthy & fitnes
Foto : Ist

Waktu-waktu yang disarankan untuk mencuci tangan adalah sebelum makan, sebelum mengolah makanan atau memasak, setelah buang air, setelah melakukan kontak dengan fasilitas umum, hewan dan kegiatan outdoor lainnya. Selain itu, direkomendasikan untuk selalu membawa tisu dan cairan sanitizer. Cara mencuci tangan yang baik adalah dengan menggunakan sabun dan dimulai dari telapak dan punggung tangan hingga setiap sela-sela jari dan kuku. Hindari pula menyentuh bagian wajah (mata, hidung, mulut) dengan tangan dalam keadaan kotor.

Tidak Berbagi Barang Pribadi

Beauty | healthy & fitnes
Foto : Ist

Yang termasuk barang-barang pribadi dalam hal ini adalah peralatan makan, sikat gigi, handuk dan sapu tangan. Sangat disarankan untuk tidak saling berbagi penggunaan barang-barang tersebut karena bakteri dan virus sangat mudah bersarang dan berpindah tempat. Apabila anda ingin berbaik hati meminjamkan, pastikanlah barang-barang tersebut baru saja dicuci dengan bersih dan belum anda gunakan. Barang-barang pribadi tersebut umumnya mudah berada dalam keadaan lembab yang menjadi habitat produktif bagi mikroorganisme bertumbuh subur.

Tidak Keluar Rumah Saat Sakit

Beauty | healthy & fitnes
Foto : Ist

Metabolisme dan daya tahan tubuh sedang berada dalam kondisinya yang lemah ketika anda dalam keadaan sakit. Bepergian keluar rumah dapat meningkatkan potensi infeksi bakteri atau virus lain yang kemudian dapat memperparah penyakit anda. Selain itu, anda juga dapat menularkan penyakit anda kepada orang lain. Dikutip dari laman HelloSehat.com, istirahat dan mencukupi asupan nutrisi adalah cara terbaik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sebaliknya, kurang tidur dan istirahat justru merupakan penyebab gagalnya sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi virus dan bakteri.

Menggunakan Masker

Beauty | healthy & fitnes
Foto : Ist

Penggunaan masker sangat bermanfaat bagi anda yang aktif berada di perjalanan. Masker sangat berfungsi melindungi hidung dan mulut dari paparan mikroorganisme yang terbawa udara. Selain itu, penggunaan masker juga disarankan bagi anda yang sedang terserang batuk dan pilek untuk meminimalisir penularannya. Walaupun demikian, rajinlah mengganti masker setiap harinya. Jangan gunakan satu masker lebih dari satu hari. Sekarang ini, masker-masker medis (setingkat yang digunakan oleh dokter dan perawat di rumah sakit) dijual secara bebas dengan harga yang cukup terjangkau.

Post your comments on Facebook