Anda pasti pernah mendengar istilah ‘orang kaya baru’ (OKB). Istilah tersebut mengacu pada mereka yang baru saja meraih kesuksesan finansial dalam konteks yang sangat luas, mulai dari bisnisnya yg sukses, kenaikan jabatan dan gaji, bahkan hingga mendapatkan warisan. Kelompok OKB ini seringkali mengalami gegar gaya hidup, yang tadinya hidup sederhana atau dalam keterbatasan menjadi hidup berlebih dan bermewah-mewahan. Hal tersebut lumrah saja untuk dilakukan, akan tetapi ada baiknya menimbang tips-tips dari para pengusaha sukses berikut agar kesuksesan finansial dapat dipertahankan atau bahkan dilipatgandakan.

Menjaga Kesederhanaan

Culture | Entrepreneur
Foto: Ist

Kesederhanaan adalah motto hidup salah satu pengusaha tersukses di tanah air, Bob Sadino. Motto hidup tersebut dijalani Bob Sadino hingga akhir hayatnya. Ya, hingga akhir hayatnya, Bob Sadino tetap identik dengan kemeja dan celana jins pendeknya. Dalam banyak wawancaranya di media, Bob Sadino seringkali membagikan nasehat agar tidak merasa lebih dari orang lain terlepas dari apapun yang kita miliki. Bagi Bob Sadino, kebahagiaan beserta motivasinya lahir dari hal yang paling sederhana seperti melihat keluarga, teman dan segenap karyawannya tersenyum.

Menjadi Diri Sendiri

Culture | Entrepreneur
Foto: Ist

Tips satu ini dikemukakan oleh banyak pengusaha kelas dunia. Salah satunya adalah Mark Zuckerberg sang pendiri media sosial Facebook. Anda pasti sering melihat foto-foto Mark dalam banyak event hanya mengenakan t-shirt dan celana jinsnya. Dalam banyak wawancara di media, Mark mengungkapkan bahwa pakaian tersebut adalah pakaian yang paling nyaman baginya. Walaupun, Mark tidak keberatan menggunakan pakaian resmi (setelan jas dan dasi yang glamor) atas tuntutan dress code acara tertentu. Dengan kata lain, definisi diri anda ditentukan oleh apa yang anda lakukan dan tidak ditentukan oleh pakaian beserta aksesoris mahalnya. Tips utama dari Mark dalam hal ini, sebagaimana dikutip dari media Entrepreneur, adalah lebih baik memfokuskan energi untuk mengembangkan bisnis daripada teralihkan pada hal-hal materi pada diri yang sifatnya temporer.

Berinvestasi

Culture | Entrepreneur
Foto: Ist

Salah satu pengusaha internasional yang dikenal ahli berinvestasi adalah Richard Branson, pemilik Virgin Group. Richard memulai usahanya, Virgin Records, yang berjaya bersama band papan atas Inggris seperti Rolling Stones dan Sex Pistols. Pada tahun 1992, Richard menjual label rekaman tersebut senilai $1 milyar. Lalu apakah Richard kemudian menghamburkan uang tersebut untuk berfoya-foya? Tidak, ia menginvestasikannya pada beberapa bisnis lain yang belum pernah ia kuasai dan kemudian berkembang menjadi Virgin Atlantic, Virgin America, Virgin Money dan Virgin Hotels. Salah satu tips berinvestasi bagi pemula yang dikemukakan Richard adalah untuk berinvestasi pada bisnis atau produk keuangan yang memiliki resiko sekecil mungkin. Menurut Richard, iming-iming “high risk, high gain” tidak berlaku bagi investor pemula.

Berkonsultasi Dengan Ahlinya

Culture | Entrepreneur
Foto: Ist

Bill Gates, dalam beberapa acara seminar kewirausahaan, mengungkapkan bahwa informasi yang tepat yang didapatkan dari orang-orang yang tepat akan meningkatkan kemampuan suatu usaha untuk berkembang. Bill Gates bahkan berkelakar bahwa dirinya memang ahli di bidang IT, tapi akan menjadi ide buruk apabila ia mengurus kelistrikan gedung pusat Microsoft. Dengan kata lain, jangan alergi untuk berkonsultasi kepada ahlinya. Berkonsultasi kepada para ahli tidak akan menimbulkan kerugian apapun. Bahkan waktu yang anda habiskan untuk berkonsultasi akan berbuah ilmu dan wawasan baru.

Post your comments on Facebook