Hari ini merupakan hari peringatan wafatnya Yesus Kristus. Salah satu tradisi sakral yang dijalankan oleh umat Katolik pada hari ini adalah prosesi Jumat Agung. Di Indonesia, salah satu situs yang menjadi pusat prosesi Jumat Agung adalah Larantuka, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Setiap tahunnya, umat Katolik di tanah air, bahkan mancanegara, berkumpul di Larantuka untuk menjalankan prosesi Jumat Agung yang telah menjadi tradisi di Larantuka sejak abad ke 17. Dilansir dari Pos Kupang (26/03), Pemerintah Provinsi NTT akan memfasilitasi sarana transportasi laut dari Kupang menuju Larantuka bagi para peziarah.

Foto: Ist

Prosesi Jumat Agung yang telah menjadi tradisi di Larantuka merupakan peninggalan Portugis ketika mereka mengeksplorasi Kepulauan Nusa Tenggara dalam misi perdagangan. Seorang imam Katolik bernama Fransisco SJ ikut bersama misi perdagangan tersebut. Fransisco SJ merupakan imam yang membaptis penguasa Kerajaan Larantuka dari dinasti ke-11, Raja Ola Adobala, yang kemudian diberi nama Don Fransisco Ola Adobala Diaz Vieira de Godinho. Raja Ola Adobala begitu mempercayai Bunda Maria sehingga ia menyerahkan seluruh wilayah kerajaan kepada kekuasaan Bunda Maria.

Setiap tahunnya, prosesi Jumat Agung dipadati oleh peziarah lokal dan mancanegara yang jumlahnya mencapai puluhan ribu. Pemerintah setempat setiap tahunnya membuka pendaftaran peziarah untuk menjamin kenyamanan transportasi dan akomodasi bagi para peziarah. Meskipun demikian, pemerintah hanya membuka pendaftaran bagi ribuan peziarah saja. Tahun ini, sebanyak 1.000 peziarah telah terdaftar di Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi NTT, sebagaimana dikutip dari Pos Kupang (26/03).

Untuk menanggulangi kekurangan akomodasi atas membludaknya peziarah, pemerintah dan umat Katolik bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Flores untuk menyiapkan penginapan alternatif bagi para peziarah. Sebagaimana dilansir dari Antara (26/03), Ketua MUI Flores Timur, Ahmad Bethan, menyatakan bahwa segenap umat muslim di Flores Timur akan membantu menyediakan penginapan alternatif seperti rumah warga dan musala. Ahmad Bethan kemudian menambahkan bahwa setiap tahunnya, umat muslim turut serta membantu dan mengamankan peringatan wafatnya Yesus Kristus dengan berkoordinasi bersama kepolisian dan gereja-gereja setempat.

Culture | Events
Foto: Ist

Dalam prosesi Jumat Agung, segenap umat Katolik akan mengarak patung Bunda Maria mengelilingi Larantuka. Bunda Maria merupakan pelindung Larantuka. Setiap tahunnya, Raja Larantuka Don Andre Martinus DVG mengharapkan perayaan Paskah di Larantuka akan menjadi ibadah yang khusyuk. Ia sangat menyayangkan apabila prosesi keagamaan ini hanya dipandang sebagai momen wisata. Di sisi yang lain, kerjasama antar umat beragama pada prosesi Jumat Agung setiap tahunnya dalam menyediakan akomodasi dan membantu pengamanan dapat dijadikan contoh upaya saling menghormati serta membangun kerukunan dan kedamaian dalam menjalankan ajaran agamanya masing-masing.

Post your comments on Facebook