National Purchase Diary (NPD) Group Retail Tracking Service, sebuah firma riset pemasaran di Amerika Serikat, baru-baru ini merilis laporan tentang tren sepatu sneaker yang mengalahkan penjualan sepatu high heels sebagaimana dilansir dari laman CNBC.com (20/05). Seiring dengan tren fashion yang semakin kasual, tren footwear pun mengikutinya. Dalam risetnya, NPD Group mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2017, penjualan sepatu sneaker meningkat 37 persen sementara penjualan sepatu high heels menurun 11 persen.

Fashion | Trends
Foto: Ist

Meningkatnya penjualan sepatu sneaker menunjukkan dua hal dalam tataran marketing dan industri fashion. Pertama, konsumen lebih nyaman menggunakan sneaker. Kedua, kini kategori footwear di segmen pasar sepatu memiliki pilihan yang semakin beragam. Dalam risetnya, NPD Group mengemukakan bahwa merk-merk ternama seperti Adidas, Nike, Puma, Steve Madden, Dr. Scholl’s, Roxy dan UGG merupakan beberapa brand yang sangat diuntungkan atas perpindahan tren ini.

Dalam risetnya, NPD Group menemukan beberapa responden yang memiliki hingga lebih dari 50 pasang sepatu high heels namun sangat jarang digunakan. Salah satu respondennya mengungkapkan bahwa akan terlihat aneh apabila setiap harinya selalu menggunakan high heels. Dengan kata lain, fleksibilitas kegunaan dan tampilan sneaker yang sesuai untuk beragam aktivitas juga menjadi kelebihan tersendiri dibandingkan dengan high heels.

Selain NPD Group, beberapa firma lainnya juga menyepakati hal yang sama. Edited, sebuah firma riset pasar di Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa sebenarnya pilihan produk high heels pada tahun 2017 sangat beragam dan produksinya meningkat 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lalu mengapa keragaman produk high heels gagal bersaing dengan produk sneaker? Storch Advisors, sebuah firma konsultansi di Amerika Serikat, dalam laporannya mengungkapkan bahwa pada tahun 2017, kaum wanita tetap menjadi konsumen dominan di pasar fashion dan footwear, hanya saja kali ini ragam kategori sepatu semakin banyak. Terlebih, terdapat tren baru di mana wanita cenderung memilih sepasang sepatu yang cocok untuk segala acara dan busana.

Fashion | Trends
Foto: Ist

Beth Goldstein, direktur eksekutif NPD, mengungkapkan kepada CNBC.com bahwa kebutuhan dasar konsumen wanita di era ini adalah kenyamanan dan kepraktisan yang berkorelasi dengan kesibukan sehari-hari. Merk-merk besar yang mengedepankan kenyamanan bagi konsumennya sudah hampir pasti akan memenangkan pasar. Menurut Beth, tren pasar sneaker dapat terus berkembang hingga beberapa tahun ke depan karena sneaker secara definitif telah menjadi bagian dari industri gaya hidup.

Post your comments on Facebook