Pada Pemilihan Umum Presiden Amerika Serikat Tahun 2016 ini, Donald Trump akan dipastikan menjadi Presiden Amerika Serikat yang ke-45, milyuner properti dan host acara reality “The Apprentice” tersebut telah melampaui saingannya Hillary Clinton, istri dari Bill Clinton, Presiden Amerika Serikat ke-42.

djt

Trump memenangkan 289 Electoral Votes dibanding dengan Hillary yang hanya memenangkan 218 Electoral Votes. Kemenangan Donald Trump ini menghapuskan harapan Amerika Serikat untuk terpilihnya Presiden wanita untuk pertama kalinya.

trump-vs-hillary

Donald Trump yang saat ini berusia 70 tahun menjadi Presiden tertua yang akan disumpah untuk pertama kali dalam jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat.

Kampanye Trump untuk pemilihan umum ini sangat kontroversial, Trump telah menarik perhatian dunia dengan berbagai isu diantaranya adalah masalah imigran gelap dari China dan Muslim. Dalam kampanye nya Trump berencana untuk membangun tembok yang membatasi Amerika Serikat dan Mexico, hal tersebut tentunya menuai banyak protes dari sebagian rakyat Amerika Serikat yang berasal dari Mexico.

hillary

Hillary Diane Rodham Clinton atau yang biasa nya dikenal sebagai Hillary Clinton, sebelumnya merupakan seorang Pengacara, menikah dengan Bill Clinton dan menjadi Ibu Negara Amerika Serikat selama periode tahun 1993 sampai dengan tahun 2001.

Dalam Pemilihan Umum Amerika Serikat tahun 2016 ini, prediksi dukungan dari rakyat Amerika Serikat adalah 65% untuk Hillary dan Trump 35%, namun pada pelaksanaan pemilihan umum tersebut hampir setengah dari rakyat Amerika Serikat tidak melakukan haknya untuk memilih.

Beberapa alasan yang dikemukakan oleh rakyat Amerika Serikat yang tidak memilih diantaranya adalah pada saat pemilihan umum tersebut mereka tetap bekerja, ada juga yang tidak ingin dan malas mengantri untuk ikut pemilihan, juga ada yang beralasan bahwa kedua calon presiden Amerika Serikat tersebut bukan merupakan pilihan yang cocok bagi mereka dan alasan lainnya.

Pada saat Trump dipastikan akan terpilih menang menjadi Presiden Amerika Serikat, gelombang protes mulai dilakukan dibeberapa kota di Amerika Serikat, mereka turun ke jalan jalan di Miami, Atlanta, Philadelphia, New York, San Francisco and Portland, Oregon menyuarakan kemarahannya atas kampanye kontroversial dari Donald Trump tentang para Imigran, Kaum Muslim dan Wanita.

Post your comments on Facebook