TNI menjadi lambang keamanan bagi Indonesia. Termasuk TNI Angkatan Udara menjadi salah satu gawang penjaga keamanan udara bagi Indonesia.

Culture | event
Foto : ist

Pada tanggal 9 April 2018 ini TNI AU merayakan ulang tahunnya yang ke-72 tahun. Ada yang berbeda dalam perayaan kali ini. Berkonsep lebih dekat dengan rakyat, ulang tahun TNI Angkatan Udara dirancang dengan lebih sederhana. Tanpa parade udara seperti biasanya dan hanya diisi dengan berbagai perlombaan, marching band dan pasar rakyat.

Memiliki motto Swa Bhuwana Paksa (bahasa Sanskerta yang berarti “Sayap Pelindung Tanah Airku”), TNI AU ingin menampilkan citra diri yang lebih positif di mata masyarakat. Adapun tema yang diambil dalam acara HUT kali ini, yaitu Dilandasi Jiwa Kesatria, Militan, Loyal, Profesional, dan Modern TNI AU Siap Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan NKRI.

Culture | event
Foto : ist

TNI Angkatan Udara dibentuk dan mulai berdiri sendiri pada tanggal 9 April 1946 bersamaan dengan dibentuknya Tentara Republik Indonesia (TRI Angkatan Udara) sesuai dengan Penetapan Pemerintah Nomor 6/SD Tahun 1946. Modal awal TNI AU adalah pesawat-pesawat hasil rampasan dari tentara Jepang seperti jenis Cureng, Nishikoren, serta Hayabusha. Pesawat-pesawat inilah yang merupakan cikal bakal berdirinya TNI AU.

TNI Angkatan Udara dipimpin oleh seorangKepala Staf Angkatan Udara (KASAU) yang menjadi pemimpin tertinggi di Markas Besar Angkatan Udara (MABESAU). KASAU saat ini dijabat oleh Marsekal TNI Yuyu Sutisna. Kekuatan TNI-AU saat ini memiliki dua komando operasi yaitu Komando Operasi Angkatan Udara I (Koops AU I) yang bermarkas di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta dan Komando Operasi Angkatan Udara II (Koops AU II) dengan markas besarnya di Makassar.

Culture | event
Foto : ist

Demi mendekatkan diri dengan masyarakat dan memupuk rasa persaudaraan antar prajurit  antar dinas, TNI AU menggelar acara syukuran ulang tahun yang ke-72 tahun secara gratis. Agar bisa dihadiri oleh seluruh lapisan masyarakat. Acara yang digelar diantaranya acara pesta rakyat, pameran sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik TNI AU. Beberapa di antaranya pesawat tempur Sukhoi, T-50, F-16, pesawat angkut Hercules, dan CN-295. Juga masih ada acara lain seperti kerja bakti, ziarah dan bakti sosial.

Post your comments on Facebook