Kain tenun adalah kain khas Indonesia yang belum banyak di kenal orang. Bahkan pemasaran untuk motif tertentu saja ada yang belum keluar daerahnya. Begitupun dengan upah yang didapatkan oleh pengrajin kain tenun tak bisa sebanding dengan apa yang telah dikerjakannya. Itulah salah satu alasan Vivi Zubedi, salah satu desainer abaya dari Indonesia yang membawa kain tenun sasirangan dan pagatan di New York Fashion Week.

Fashion | Street style
Foto : Ist
Fashion | Street style
Foto : Ist

Pada hari ke-4 berlangsungya New York Fashion Week (NYFW) Vivi Zubedi menampilkan koleksinya yang bertema Urang Banua. Di pagelaran tersebut Vivi tampil solo dengan mengeluarkan 34 koleksi yang dibawakan oleh para model international. Mengangkat kain tenun sasirangan dan pagatan yang dikombinasikan dengan gaya street style membuat tren baru fashion muslim. Paduan make up bertema ceria dan tropikal membuat penampilan para model ini semakin terlihat chic.

Di pagelaran NYFW ini Vivi memamerkan koleksi abaya yang terbuat dari batik, beludru biru gelap, hijab dengan mutiara, dan memadukan dengan topi bergaya bisbol yang hit di Amerika. Dominasi warna coklat, abu-abu dan penggunaan batu-batuan sebagai aksesoris membuat koleksi wanita lulusan Universitas Negeri Sumatera Utara tampak glamor.

Fashion | Street style
Foto : Ist

Penggunaan aksesoris topi dan sepatu kets membuat tampilan berbeda yang membuat semua mata tertuju pada pagelaran ini. Bahkan banyak selebritis dunia yang datang untuk melihat koleksi dari Vivi diantaranya, aktris Johanna Braddy, miss universe 2017 Demi Leigh Nel Peters dan Kara Mc Cullough juga datang di barisan depan untuk melihat pertunjukkan fashion ini di Industria Studios pada 11 Februari 2018 itu.

Fashion | Street style
Foto : Ist

Vivi menambahkan bahwa ia tak ingin langkahnya terhenti pada gelaran NYFW saja. Bekerja sama dengan Pemda setempat dan Label Hijup Vivi akan menjadi mediator antara pengrajin dan pembeli. Itupun akan dilakukannya tanpa imbalan apapun dengan harapan label besar bersedia melirik tenun sasirangan dan pagatan untuk dijadikan tren fashion. Begitupun dengan hasil penjualan koleksinya ini akan disumbangkan pada para pengrajin kain tenun di Kalimantan Selatan.

Post your comments on Facebook