Kata phobia pasti sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Bahkan, tak phobia ini mondar-mandir di media sosial. Istilah phobia memang seringkali dikatikan dengan rasa takut dalam diri seseorang terhadap objek tertentu seperti tempat gelap, ketinggian, ataupun binatang tertentu.

 

Namun ternyata, ada pula phobia yang cukup unik dan sering dialami oleh banyak orang secara tak sadar yaitu, cherophobia. Jenis phobia ini mengarah pada ketakutan seseorang untuk merasa bahagia. Mau tahu, apa saja tanda-tanda orang yang terserang cherophobia? Simak ulasannya berikut ini, ya.

1. Timbul rasa takut dan cemas ketika berada dalam keramaian

Seseorang yang terserang cherophobia akan merasa sangat takut dan cemas ketika berada di tengah keramaian atau di dalam kerumunan banyak orang. Mereka akan kehilangan rasa nyaman dan tidak betah berlama-lama di sana. Biasanya, mereka akan merasakan jantungnya berdebar disertai keringat dingin. Mereka seakan ingin berlari ke suatu tempat yang sepi dan sunyi secepat yang mereka bisa. Mereka takut rasa bahagia akan segera datang mendera jika berinteraksi dengan banyak orang.

Cherophobia
Foto: Ist

2. Penderita cherophobia akan berpikir bahwa kebahagiaan itu awal dari malapetaka

Umumnya, para penderita cherophobia cenderung menganggap kebahagiaan itu awal dari peristiwa buruk yang akan terjadi dalam hidupnya. Mereka seolah merasa kebahagiaan itu hanya sebuah selingan semata sebelum merasakan kesedihan yang parah. Hal ini tentu saja membuat mereka tidak ingin merasa bahagia dan membuang jauh rasa bahagia dalam dirinya. Biasanya, orang yang beranggapan demikian pernah mengalami suatu peristiwa traumatis di masa lalu.

Cherophobia
Foto: Ist

3. Para cherophobia akan menolak melakukan hal-hal yang menyenangkan

Orang yang takut merasa bahagia seperti para penderita cherophobia ini biasanya bakal menolak untuk melakukan hal-hal yang menyenangkan, seperti membaca novel, menonton film, nongkrong bareng teman-teman, atau berlibur. Mereka akan menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang menyenangkan karena takut terlalu larut dalam rasa bahagia yang akhirnya menjebak dirinya. Hal seperti ini membuat mereka menjadi pribadi yang sangat misterius dan tertutup terhadap hal-hal baru di lingkungan sekitarnya.

Cherophobia
Foto: Ist

4. Penderita cherophobia berpikir bahwa kebahagiaan tak memiliki arti apa pun

Kebanyakan penderita cherophobia berpikir bahwa kebahagiaan adalah sesuatu yang tak memiliki arti apa pun. Mereka menganggap rasa bahagia hanya sebuah sensasi palsu yang dirasakan sesaat. Jika rasa bahagia itu hilang, maka kesedihan akan datang menggantikannya. Hal ini yang membuat para cherophobia berusaha menyingkirkan perasaan bahagia dari dalam diri mereka. Bisa dikatakan juga, mereka merasa dipermainkan oleh rasa bahagia itu sendiri sehingga akhirnya menganggap kebahagiaan itu tidak lebih dari sesuatu yang percuma.

Cherophobia
Foto: Ist

5. Cherophobia merasa bersalah jika kebahagiaan muncul dalam dirinya

Mirisnya, para cherophobia ini akan merasa bersalah jika kebahagiaan itu muncul dalam diri mereka. Mereka berpikir, bahwa rasa bahagia akan membuat diri mereka menjadi pribadi yang buruk. Ketika bahagia itu datang, mereka akan selalu menyalahkan diri sendiri karena menganggap harusnya diri mereka tak boleh memberi ruang untuk rasa bahagia sedikit pun.

Cherophobia
Foto: Ist

Nah, itu tadi 5 tanda seorang cherophobia. Jika kamu merasa mulai mengalami gejala-gejala di atas, ada baiknya untuk segera berkonsultasi dengan psikolog atau konselor di dekatmu ya. Cara paling mudah adalah dengan mengubah pola pikirmu untuk berpikir lebih positif. Jangan pernah sekali pun membiarkan dirimu terbelenggu dalam rasa takut akan rasanya bahagia. Nikmati saja hidupmu dengan bersyukur atas setiap nikmat dan bahagia yang masih bisa kamu rasakan. Semangat!

Post your comments on Facebook