Rooftopper pertama di China berusia 26 tahun ini selalu merekam sendiri aksinya ketika beraksi. Rooftopper adalah sebuah pekerjaan menantang maut dengan berbagai aksi di gedung-gedung pencakar langit tanpa dilengkapi pengaman. Dia tewas setelah melakukan aksinya di gedung berlantai 62 di Changsa, China.

Pemuda yang rencananya akan segera menikah dengan kekasihnya usai aksi ini, sedang memenuhi tantangan untuk mendapatkan uang yang jumlahnya cukup besar yaitu sekitar kurang lebih 204 juta rupiah (100.000 yuan). Namun sampai sekarang tidak pernah diketahui siapa yang mensponsori acara tersebut.

Culture | opinion
Foto : Ist

Dalam rekaman yang disiarkan secara live tersebut terlihat secara jelas bagaimana ketika ia memulai aksinya mulai dari persiapan sampai pada akhirnya Wu Yongning menyerah dan terjatuh.

Sebelum bergelantungan, Wu melakukan persiapan seperti membersihkan pinggiran gedung yang nantinya akan dia jadikan sebagai spot foto yang menarik. Lalu melakukankan uji coba hingga dua kali untuk menuruni gedung sambil gelantungan, lalu naik kembali. Bahkan terlihat juga dalam rekamannya ia sempat pull-up di pinggiran atap gedung lantai 62 itu. Namun naas bagi Wu, ketika kali ketiga ia mencoba naik kembali dengan kakinya ia kehilangan keseimbangan dan jatuh.

Culture | opinion
Foto : Ist

Kabar terakhir menyebutkan jenazahnya ditemukan oleh petugas pembersih kaca gedung. Sementara pihak keluarga Wu mengatakan bahwa aksi-aksi nekat itu dilakukannya untuk mengumpulkan uang sebanyak mungkin demi mengobati ibunya yang tengah sakit keras dan sebagai modal untuk menikah.

Gedung yang dinaiki Wu sebenarnya hanya boleh dinaiki sampai lantai 44. Besar kemungkinan menurut kekasihnya, ia memanjat gedung itu hingga sampai ke puncak gedung di lantai 62.

Satu bulan sebelumnya Wu masih memosting kegiatannya, namun sempat terhenti nyaris sebulan lamanya. Para penggemarnya sudah tidak sabar menantikan aksi-aksi yang memacu adrenalin ini di akun sosial medianya, Weibo. Tidak ada yang tahu bahwa sebenarnya idola mereka, Wu telah meninggal dunia dalam menyelesaikan aksinya yang gagal. Setelah selang satu bulan menghilang bersamaan dengan rekaman terakhirnya barulah pihak keluarga memosting bahwa Wu telah meninggal dunia.

Culture | opinion
Foto : Ist

Pemuda yang mengawali karirnya sebagai stuntman di beberapa film laga sangat menguasa beberapa jenis beladiri dan juga beberapa kali diajak sebagai pemeran figuran. Ia berasal dari Ningxiang di Provinsi Hunan mengaku bahwa penghasilan sebagai rooftopper jauh lebih besar dari pada ketika ia masih sebagai stuntman dan pemeran figuran film. Maka tidak heran akun Weibo pemuda ini memiliki jutaan penggemar.

Namun aksi-aksi berbahaya yang dilakukan Wu kini sudah tidak dapat disaksikan penggemarnya lagi, karena sang idola telah meninggal dunia ketika menyelesaikan aksi pamungkasnya.

Selamat jalan Wu…

Post your comments on Facebook